Berita Banda Aceh
Ini Cara Pekerja Informal Beli Rumah Subsidi
Para pekerja sektor informal yang tersebar di seluruh Aceh sudah memiliki peluang membeli rumah subsidi pemerintah.
Penulis: M Nur Pakar | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Para pekerja sektor informal yang tersebar di seluruh Aceh sudah memiliki peluang membeli rumah subsidi pemerintah.
Sektor informal seperti pekerja rekonstruksi atau bangunan, tukang pangkas rambut, tukang parkir, pekerja swasta usaha kecil atau menengah, pedagang keliling apapun jenisnya dapat mengajukan KPR rumah bersubsidi ke perbankan.
Tetapi, harus melalui asosiasi perumahan yang diakui pemerintah.
Para pekerja sektor informal juga harus membentuk kelompok profesi masing-masing, sehingga, menjadi organisasi profesi yang diakui negara dengan mendaftar ke Kesbangpol Aceh.
• Rumah Berukuran Kecil ‘Booming’, Khusus Type 28 dan 30
Ketua APERSI Aceh, Afwal Winardy ST MT, Minggu (19/4/2020) menyatakan profesi informal juga bisa mendapatkan rumah subsidi.
“Dengan terbentuknya organisasi dari sebuah komunitas profesi non formal akan lebih memudahkan proses akad KPR di perbankan,” jelasnya.
Dia menambahkan ketua komunitas dapat mengumpulkan dana cicilan KPR secara harian, mingguan atau juga sebulan sekali.
Namun, terdapat lima kriteria komunitas masyarakat yang menjadi target pelaksanaan program tersebut.
Pertama, masuk dalam bagian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kedua, pendapatan non fixed atau tidak tetap.
Ketiga, mereka termasuk keluarga bawah
Keempat, belum memiliki rumah.
Kelima, pendapatan, antara Rp 1,2 juta sampai Rp 2,6 juta per bulan.
• Di Tengah-tengah Wabah Corona, Rumah Kecil di Aceh Tetap Ada Peminat
Afwal mengungkapkan, program ini juga melibatkan perguruan tinggi.
“Lembaga ini bertugas mengkaji desain tata ruang, agar sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di suatu daerah,” katanya.
Dia menjelaskan program ini sudah berjalan di beberapa wilayah Indonesia, seperti Garut, Jawa Barat yang sudah membentuk komunitas tukang cukur rambut, Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG).
Dikatakan, di Aceh juga bisa dibentuk, seperti Persatuan Tukang Parkir Aceh, Persaudaraan Tukang Pangkas Rambut atau Persatuan Pedagang Keliling Aceh.
Dia berharap, para pekerja informal dapat membentuk organisasi profesi masing-masing, sehingga melalui kebersamaan , semuanya akan berjalan lebih mudah.
Prihal kondisi saat ini, masih dilanda wabah virus Corona, Afwal berharap segera berakhir, sehingga sektor ekonomi akan kembali normal, termasuk properti.
Disebutkan untuk pesanan rumah subsidi tipe kecil type 28m2 dan 30 m2, masih harus menunggu sampai kondisi kembali normal.
“Kondisi hari ini, seluruh sektor masih menunggu, seperti properti yang menunggu kran KPR dibuka kembali,” tutupnya.(*)
• Tukang Becak Mohon Keringanan Pembayaran Kredit, Pendapatan Menurun Akibat Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-subsidi.jpg)