Corona Serang Dunia

UEFA Keluarkan Sikap Atas Liga Eropa, Ini Opsinya

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, Senin (20/4/2020) mengatakan liga di seluruh Eropa dapat kembali beraksi di lapangan tertutup, tanpa penonton.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File/ANP/ Robin VAN LONKHUIJSEN
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin berbicara dalam Kongres UEFA di Amsterdam, Belanda pada Maret 2020 

SERAMBINEWS.COM, PARIS - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, Senin (20/4/2020)  mengatakan liga di seluruh Eropa dapat kembali beraksi di lapangan tertutup, tanpa penonton.

Liga sepakbola ditunda sejak pertengahan Maret 2020 karena pandemi yang telah merenggut lebih dari 100.000 nyawa di seluruh benua.

Tetapi kepala sepakbola Eropa itu percaya, bermain akan menjadi langkah penting menuju kembali ke kehidupan normal dan menghindari kerugian finansial yang lebih besar untuk liga.

"Saya yakin ada opsi yang memungkinkan kami memulai kembali kejuaraan dan menyelesaikannya," kata Ceferin dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera.

Inggris Masih Lockdown, Ini Rencana Liga Premier

"Kita mungkin harus melanjutkan tanpa penonton, tetapi hal yang paling penting, saya pikir, adalah bermain,” tambahnya.

"Ini awal untuk mengatakan, kami tidak bisa menyelesaikan musim dan dampaknya akan sangat buruk bagi klub dan liga. Lebih baik bermain di balik stadion tertutup daripada tidak sama sekali,” tambahnya.

"Dalam masa-masa sulit seperti ini, akan membawa kebahagiaan bagi orang-orang, walau permainan hanya dapat dilihat di TV,” katanya.

"Semua kegiatan akan diatur lagi, semua orang perlu menemukan kehidupan mereka kembali,” tambahnya.

"Jika langkah-langkah keselamatan dihormati dan jika pihak berwenang memberi lampu hijau, program pelatihan bisa dilanjutkan,” harapnya.

"Persetujuan lebih lanjut akan diperlukan untuk setiap pertandingan."

Wali Kota Madrid Rencanakan Lanjutan La Liga, Ini Dia Skenarionya

Ceferin mengatakan bahwa jika liga kembali segera, maka pertandingan Liga Champions dan Liga Eropa dapat dimainkan secara paralel tanpa batas tanggal untuk putaran final.

Mantan Petenis Slovenia itu mengatakan tidak mendukung musim saat memasuki September dan Oktober karena akan berdampak besar pada kampanye 2020-2021.

"Kita bisa menyelesaikannya, tetapi kita harus menghormati keputusan yang diambil oleh otoritas," lanjutnya.

"Prioritasnya adalah kesehatan para penggemar, pemain, dan pelatih,” katanya.

Adapun negara-negara yang telah memutuskan untuk tidak menyelesaikan musim, Ceferin mengatakan UEFA akan meninjau kembali kasus-kasus tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved