Kamis, 4 Juni 2026

12 Dokter Tamiang Pemeriksa Pendatang Negatif Corona.  

Sebanyak12 dokter yang memeriksa para perantau pulang kampung dinyatakan negatif dari virus Corona, berdasarkan

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBI/RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang Mursil saat menerima kunjungan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Penyebaran Covid-19 Aceh di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2020). Pemerintah Aceh mendukung penuh pengawasan di perbatasan dengan mengirim bantuan alat dan petugas tambahan. 

KUALASIMPANG - Sebanyak12 dokter yang memeriksa para perantau pulang kampung dinyatakan negatif dari virus Corona, berdasarkan hasil rapid test. Direncanakan, Bupati Aceh Tamiang Mursil bersama ajudan dan sejumlah pejabat dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan serupa pada Rabu (22/4).

Plt Kadinkes Aceh Tamiang, Abdullah, Selasa (21/4) menjelaskan pemeriksaan menggunakan rapid test sudah dilakukan terhadap 12 dokter yang terlibat langsung memeriksa pendatang dari daerah transmisi Covid-19.  Dikatakan, dari hasil pemeriksaan itu diketahui seluruhnya negatif virus Corona.

“Alhamdulillah, 12 dokter di Puskesmas yang menangani kasus ini sudah menjalani rapid test, semuanya negatif,” ujarnya. Abdullah menjelaskan penggunaan rapid test tidak bisa dilakukan secara sembarangan, mengingat keterbatasan stok dan sulitnya barang ini dicari.

Dikatanya, pihaknya mensiasati kondisi menggunakan rapid test ketika mendapat seseorang bersuhu tubuh tinggi. “Kita tes dulu dengan termometer, kalau mencapai 39 derajat Celcius baru digunakan rapid test,” bebernya.

Dia menambahkan bupati bersama pejabat juga akan melakukan rapid test. “Kondisi bupati sehat, tidak ada menunjukkan gejala sakit dan tindakan ini hanya untuk mengantisipasi,” katanya.  Meski terlihat dalam kondisi baik, pemeriksaan rapid test ini dinilai perlu, mengingat setiap hari, bupati menerima kunjungan tamu dari berbagai lapisan masyarakat dan kunjungan kerja ke sejumlah kampung.

“Setiap hari, beliau berinteraksi langsung dengan orang dari berbagai lapisan, baik di ruang kerja ataupun daerah. Sudah saya sampaikan, dan beliau setuju,” lanjut Abdullah. Abdullah yang juga Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tamiang menjelaskan pemeriksaan ini dijadwalkan juga terhadap ajudan bupati dan sejumah pejabat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.(mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved