Rabu, 8 April 2026

Info Singkil

BUMDes di Aceh Singkil Ini Bagikan Keuntungan Jelang Ramadhan

Sebagian besar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Aceh Singkil, masih mengandalkan suntikan tambahan modal dari dana desa

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Foto kiriman Hardi
Kepala Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Hardi dan Ketua BUMDes Karya Mandiri, Asril B bagikan paket Ramadhan yang dibeli dari ketuntungan BUMDes secara simbolis, Rabu (22/4/2020). Besok pembagian dilakukan kepada setiap rumah di Desa tersebut. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sebagian besar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Aceh Singkil, masih mengandalkan suntikan tambahan modal dari dana desa.

Tapi tidak dengan BUMDes Karya Mandiri Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak. BUMDes yang dipimpin Asril B itu, mampu membukukan keuntungan.

Keuntungan dari BUMdes tersebut dibelikan paket Ramadhan yang dibagikan kepada warga Desa Pulau Baguk.

Isi paket Ramadhan tersebut sirup, gula dan mi instan. "Dari keuntungan BUMDes kita bisa sedikit membantu warga," kata Kepala Desa Pulau Baguk, Hardi, Rabu (22/4/2020).

Harga Daging Meugang di Meulaboh Rp 150 Hingga Rp 180 Ribu Per Kilogram

Menurut Hardi pembagian keuntungan dari BUMDes dilakukan setiap menjelang Ramdhan.

Untuk tahun ini item paket yang dibagikan bertambah sesuai dengan kenaikan keuntungan yang diperoleh BUMDes.

"Tahun lalu hanya sepasang sirup, tahun ini bertambah. Mudah-mudahan keuntungan BUMDes bertambah sehingga jumlah barang yang dibagikan bertambah," ujar Hardi.

Mendapat pembagian paket Ramdhan tentu saja cukup membantu warga Pulau Baguk, di tengah pandemi Covid-19.

Maklum mayoritas warga di sana merupakan nelayan yang ekonominya terpukul hebat. Sebab ikan hasil tangkapnnya sempat tak laku.

Para Ahli Teori Konspirasi Tuding Bill Gates Dalang dari Pandemi Virus Corona, Apa Alasan Mereka?

"Pembagiannya kami lakukan besok, karena masih pengemasan paket. Hari ini hanya pembagian simbolis saja," ujar Hardi.

BUMDes Karya Mandiri Desa Pulau Baguk, mengelola destinasi wisata Pulau Panjang. Destinasi tersebut menjadi tujuan favorit wisatawan lokal sehingga berkembang pesat.

Hanya saja sejak wabah pandemi Corona, seiring kebijakan Pemerintah untuk sementara destinasi wisata ditutup.

Namun sistem pengelolaan BUMDes yang dilakukan cukup baik, sehingga masih bisa membagikan keuntungan kepada warga.(Diskominfo)

Warga dan Anggota TNI Bentrok di Karo Sumut, 5 Orang Terluka, Kol Agustatius Sitepu Minta Maaf

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved