Jumat, 1 Mei 2026

Hari Buku Sedunia

23 April Hari Buku Sedunia, Ini Sejarahnya

Selain diperingati sebagai Hari Buku Sedunia, tanggal 23 April juga dikenal sebagai Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia.

Tayang:
Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
ilustrasibuku 

SERAMBINEWS.COM - Tanggal 23 April diperingati sebagai hari buku sedunia, sebagai upaya untuk membuat manusia lebih senang dalam membaca. 

Selain diperingati sebagai Hari Buku Dunia, tanggal 23 April juga dikenal sebagai Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. 

Sebelumnya perayaan ini diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan serta hak cipta. 

Hari Buku Dunia pertama di rayakan pada tanggal 23 April 1995. Tepat pada hari ini, 23 April 2020, dunia merayakan Hari Buku Dunia yang ke-25 tahun. 

Sejarahnya pada tanggal 23 April, banyak penulis-penulis terkenal yang meninggal dunia, selain itu pula banyak penulis-penulis hebat yang lahir pada tanggal 23 April. 

23 April memiliki hubungan dengan buku pertama sekali dibuat oleh toko buku di Catalonia, Spanyol pada tahun 1923. 

Awalnya penulis Valencia, Vicente Clavel Andrés memiliki ide untuk menghargai penulis Miguel de Cervantes yang meninggal pada tanggal 23 April. 

Pada tahun 1995, UNESCO memutuskan Hari Buku Sedunia dan Hari Hak Cipta Sedunia dirayakan pada tanggal 23 April.

Tanggal tersebut juga merupakan hari kematian William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega. 

Melansir dari TribunStyle.com, tahun 1923, penulis dari Valencia, Vicente Clavel Andres memberi ide untuk menghargai penulis Miguel de Cervantes yang meninggal di tanggal tersebut.

Alhasil, para pedagang buku kemudian membuat perayaan di Catalunya, Spanyol, dengan memberi buku serta kegiatan-kegiatan lain.

Para pedagang buku kemudian membuat perayaan di Catalunya, Spanyol, dengan memberi buku serta kegiatan-kegiatan lain.

Berdasarkan sistem Kalender Gregorian yang digunakan Spanyol dan Kalender Julian yang dipakai Inggris, sastrawan Cervantes dan Shakespeare meninggal tepat pada tanggal tersebut.

Sastrawan besar dunia tersebut meninggal dunia tepat di tanggal 23 April 1616.

Ditetapkannya tanggal 23 April sebagai peringatan Hari Buku Sedunia, tentunya menjadi bentuk penghargaan dan kemitraan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved