Rabu, 29 April 2026

Corona Serang Dunia

Apakah Nikotin Dapat Cegah COVID-19 ? Ini Penjelasannya

Menurut penelitian terbaru di Perancis, ujicoba direncanakan untuk menguji zat nikotin itu, apakah dapat digunakan untuk mencegah atau mengobati

Editor: M Nur Pakar
SERAMBI/MNUR PAKAR
Peneliti di Perancis berencana melakukan percobaan lebih lanjut untuk melihat nikotin dapat melindungi dari infeksi Virus corona atau tidak. 

SERAMBINEWS.COM, PARIS – Para peneliti di Perancis mulai meneliti nikotin, salah satu kandungan yang terdapat dalam rokok.

Menurut penelitian terbaru di Perancis,  ujicoba direncanakan untuk menguji zat nikotin itu, apakah dapat digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit mematikan, virus Corona, COVID-19.

Temuan itu muncul setelah para peneliti di sebuah rumah sakit terkenal di Paris memeriksa 343 pasien virus Corona, 139 di antaranya terinfeksi penyakit dengan gejala lebih ringan.

Mereka menemukan, beberapa di antaranya merupakan perokok yang berjumlah sekitar 35 persen dari penduduk ‘Negeri Mode’ itu.

"Di antara pasien-pasien ini, hanya lima persen perokok," kata Zahir Amoura, rekan penulis studi dan seorang profesor penyakit dalam, seperti dilansir AFP, Jumat (24/4/2020).

Penelitian itu diterbitkan dalam New England Journal of Medicine bulan lalu yang menunjukkan 12,6 persen dari 1.000 orang yang terinfeksi di Cina adalah perokok.

Itu adalah angka yang jauh lebih rendah daripada jumlah perokok reguler di populasi umum Cina, sekitar 26 persen, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

FOTO-Foto Penanganan Pasien Suspect Corona di Italia, Perancis, dan Indonesia, Lihat Perbedaannya

Kota Paris Rusuh Saat Lockdown, Anak-anak Muda Serang Polisi dengan Kembang Api dan Membakar Ban

Teorinya, nikotin dapat melekat pada reseptor sel, oleh karena itu menghalangi virus memasuki sel dan menyebar dalam tubuh.

Pendapatan itu diberikan oleh ahli neurobiologi terkenal Jean-Pierre Changeux dari Institut Pasteur Prancis yang juga ikut menulis penelitian ini.

Para peneliti sedang menunggu persetujuan dari otoritas kesehatan di Perancis untuk melakukan uji klinis lebih lanjut.

Mereka berencana untuk menggunakan nikotin pada petugas kesehatan di rumah sakit Pitie-Salpetriere di Paris, dimana pada penelitian awal, untuk melihat mereka, terlindung atau tidak tertular virus Corona.

Mereka juga telah menerapkan pada pasien yang dirawat di rumah sakit, untuk melihat apakah itu membantu mengurangi gejala dan juga pada pasien perawatan intensif yang lebih serius, kata Amoura.

Para peneliti sedang meneliti, apakah nikotin dapat membantu mencegah "badai sitokin", reaksi berlebihan yang cepat dari sistem kekebalan tubuh, yang menurut para ilmuwan dapat memainkan peran kunci dalam kasus COVID-19 yang fatal.

Tetapi dengan penelitian lebih lanjut yang diperlukan, para ahli tidak mendorong orang untuk berhenti merokok atau menggunakan nikotin sebagai tindakan perlindungan terhadap virus.

 "Kita tidak boleh melupakan efek berbahaya nikotin," kata Jerome Salomon, pejabat kesehatan top Prancis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved