Rabu, 15 April 2026

Colok Udang di Gelap Malam, Cara Mengais Rezeki Saat Danau Anak Laut Surut

Senja berganti malam ketika manusia mulai bersiap menuju peraduan. Namun tidak bagi sebagian penduduk Gosong Telaga Barat

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Teknik mencolok udang di Danau Anak Laut Gosong Telaga, Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, menggunakan senter dan saringan mini, Senin (20/4/2020) malam. 

Senja berganti malam ketika manusia mulai bersiap menuju peraduan. Namun tidak bagi sebagian penduduk Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil.

Malam merupakan kesempatan mengais rezeki dari Danau Anak Laut Gosong Telaga yang berada di belakang permukiman penduduk setempat. Rezeki yang dicari adalah udang. Udang hanya bisa ditangkap pada gelap malam ketika air Danau Anak Laut surut.

Menangkapnya bukan dengan jaring atau jala. Warga Gosong Telaga Barat memiliki cara unik menangkap udang sebesar kelingking sampai jempol dewasa itu. Warga menyebutnya dengan istilah mencolok udang. Peralatan yang digunakan senter serta saringan halus ukuran mini yang telah dibulatkan menggunakan kawat dan dilengkapi gagang.

Selain sedang surut, syarat lain untuk mencolok udang adalah air harus jernih. Jika keruh udang tak terlihat. Cara menangkapnya, senter diarahkan ke permukaan air untuk melihat udang. Berkat cahaya senter, udang terlihat jelas terutama bagian matanya yang berwarna merah.

Setelah udang terlihat, saringan segera diarahkan untuk mengambilnya. Satu per satu udang masuk dalam saring hingga terkumpul seukuran genggaman tanggan barulah dipindah ke ember.

Mencolok udang hanya bisa dilakukan pada kedalaman air sekitar sedengkul dewasa. Lebih dari itu udang sulit terlihat dan ditangkap. Sehingga mencolok udang harus dilakukan di pinggir Danau Anak Laut.

Warga rela mencari udang dalam gelap malam dengan risiko badan kedinginan karena tergiur dengan harganya yang lumayan. Per kilogram udang dijual Rp 40 ribu sampai Rp 60 ribu. Namun begitu, sebagian besar warga Gosong Telaga Barat mencolok udang bukan untuk dijual, tapi untuk dikonsumsi sendiri. "Daripada beli mendingan mencolok. Asal mau sebentar saja dapat," kata Muhamad, pencolok udang di Danau Anak Laut kepada Serambi pada Senin (20/4/2020) malam.(dede rosadi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved