Breaking News:

Update Corona di Aceh Tenggara

Rapid Test bukan untuk Buktikan Seseorang Positif Covid-19, Ini Penjelasan Dr Nasrul Zaman Mkes

Rapid test bukan membuktikan seseorang positif terkena virus corona (covid-19), tetapi hanya untuk membuktikan imunitas tubuh seseorang.

hand over dokumen pribadi
Dr Nasrul Zaman Mkes , Pengamat Kebijakan Kesehatan 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pengamat Kebijakan Kesehatan di Aceh, Dr Nasrul Zaman Mkes yang juga Pembina LSM Satyapila Aceh Tenggara, mengatakan, rapid test bukan membuktikan seseorang positif terkena virus corona (covid-19), tetapi hanya untuk membuktikan imunitas tubuh seseorang.

Rapid test itu sudah sejak bulan lalu tidak direkomendasikan oleh WHO bahkan negara negara Eropa dan Amerika sudah tidak menggunakannya lagi meski di awal sudah memesan sangat banyak.

"Sayangnya Indonesia baru memesannya dan mendistribusikannya ke daerah-daerah termasuk Aceh," ujar Nasrul Zaman Mkes, kepada Serambinews.com, Minggu (26/4/2020).

Menurut dia, rapid test secara umum hanyalah membuktikan imunitas tubuh seseorang yang dilakukan test, bukan membuktikan seseorang positif Covid-19.

“Oleh karena pascarapid test seseorang yang dinyatakan positif pun harus di test kembali jika hendak mengetahui terpapar covid-19 atau tidak,"katanya.

Rapid test itu juga mahal, sebaiknya Pemerintah Aceh tidak perlu lagi menggunakan rapid test, tapi anggaran yang digunakan bisa untuk melakukan swab massal masyarakat yang berdasarkan surveillance diketahui terpapar pandemi covid-19.

“Apalagi Aceh sudah punya dua laboratorium yang mampu menguji swab dan CPR dalam uji covid-19," katanya.(*)

Nasi Anjing Dibagikan ke Warga Tanjung Priok Bikin Heboh, Polisi Ungkap Fakta yang Sebenarnya

Sepak Terjang Kim Jong Un, Dijuluki Raja Bintang Pagi, Akrab dengan Nuklir yang Bikin AS Pusing

VIDEO - Tim Gabungan Sosialisasi Protokol Pencegahan COVID-19 Pada Pasar Takjil di Idi Rayeuk

Cara Juergen Klopp Jegal Real Madrid Demi Boyong Mbappe ke Liverpool

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved