Virus Corona Serang Dunia

Disinfektan Sebabkan Banyak Kasus Keracunan di AS, Donald Trump Tak Mau Bertanggung Jawab

Presiden Donald Trump menyatakan, dia tak bertanggung jawab atas banyaknya kasus keracunan karena disinfektan di negaranya

AFP/JIM WATSON
Presiden AS, Donald Trump menjelaskan perkembangan penyebaran virus corona 

"Bahan itu bisa menyembuhkan dalam satu menit, satu menit. Mungkin ada cara seperti melakukan injeksi atau hanya sebagai pembersih," kata dia.

Tak pelak, ucapannya itu langsung memantik kengerian para dokter, yang menyebut perkataan itu "berbahaya serta tak bertanggung jawab".

Bahkan, produsen bahan pembersih kuman seperti Reckitt Benckiser, sampai memberikan pernyataan agar publik tak coba-cba memasukkan bahan berbahaya itu.

Pada Jumat (24/4/2020), Trump kemudian mengklarifikasi bahwa dia hanya mengajukan pertanya secara sarkastis.

"Saya hanya ingin melihat reaksi kalian," ujar dia.

Dampak Covid-19, Apple Diskon Harga Iphone 11 di China

Tetapi sikap itu langsung memunculkan perdebatan seberapa efektif konferensi pers pemaparan Covid-19.

Apalagi, sang presiden begitu mendominasi.

Para penasihatnya berusaha membawanya kembali ke jalur, dengan Gedung Putih menjanjikan jumpa pers yang berbeda ke depannya.

Mereka merencanakan agar konferensi pers tersebut membahas pembukaan kembali ekonomi daripada teori Trump mengenai asal usul virus corona.

Pemerintah Aceh Salurkan Paket Sembako untuk Nagan Raya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak Kasus Keracunan karena Disinfektan di AS, Trump: Bukan Tanggung Jawab Saya", 

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved