Kamis, 4 Juni 2026

Pelanggan PDAM Tirta Peusada Keluhkan Air Keruh

Para pelanggan PDAM Tirta Peusada di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, mengeluhkan kualias air yang disalurkan ke rumah pelanggan tidak layak

Tayang:
Editor: bakri
Dok Yara
Pelanggan PDAM Tirta Peusada di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, mengeluhkan kualitas air PDAM yang disalurkan ke rumah pelanggan keruh dan tidak layak konsumsi, foto direkam Senin (27/4/2020). Dok YARA Aceh Timur. 

IDI - Para pelanggan PDAM Tirta Peusada di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, mengeluhkan kualias air yang disalurkan ke rumah pelanggan tidak layak pakai. Hal ini seperti yang disampaikan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Timur, Tgk Indra Kusmeran SH.

“Kita telah menerima pengaduan dari pelanggan PDAM di Meunasah Teungoh, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, bahwa air yang disalurkan dari PDAM unit Lhoknibong, ke rumah pelanggan tidak layak pakai,” ungkap Indra Kusmeran, Senin (27/4/). Dikatakan, kondisi air PDAM yang disalurkan ke rumah pelanggan keruh, sehingga tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, apalagi berwudhu.

“Kami  minta PDAM Tirta Peusada agar segera memperbaiki, sehingga pelanggaran mendapatkan air layak konsumsi, apalagi saat ini bulan puasa Ramadhan, tentu warga sangat membutuhkan air sebagai kebutuhan pokok. Karena itu, kita harapkan PDAM memberikan pelayanan dengan kualitas air layak konsumsi, dan suplai air lancar,” harap Tgk Indra.

Menurut laporan pelanggan, jelas Indra Kusmeran, kondisi air keruh sudah sering terjadi, karena itu pihaknya berharap keluhan ini tidak terus terjadi, dan PDAM diharapkan dapat memberikan pelayan maksimal dengan memberikan kualitas air bersih dan layak konsumsi kepada masyarakat.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Tirta Peusada, Aceh Timur, Iskandar SH, mengatakan pihaknya  sedang melakukan ujicoba pipa yang telah lama terpasang, tapi belum berfungsi di Desa Meunasah Hasan. “Jadi waktu kita ujicoba suplai air ke pipa tersebut, maka mengeluarkan air keruh, karena rekanan ujicoba pipa sebelumnya menggunakan air irigasi dan pipanya belum dicuci, tetapi dalam minggu kami akan mencuci pipanya agar air kembali jernih,” ungkap Iskandar.

Begitu juga di Desa Meunasah Tengoh, jelas Iskandar, jika tidak ada kendala seperti pipa bocor, dan padam listrik, maka pihaknya akan melakukan pencucian jaringan pipa agar suplai air bersih dan lancar. "Kami mohon maaf kepada pelanggan, air keruh karena ada pipa baru yang belum difungsikan, jadi saat pipa baru difungsikan terkoneksi dengan pipa lama, sehingga endapan dari pipa baru tersalur ke pipa lama, sehingga air yang tersuplai ke pelanggan keruh," ungkap Iskandar.

Iskandar mengaku sedang melakukan pembenahan pipa jaringan agar pengaturan air secepatnya agar kembali normal. (c49)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved