Update Corona di Abdya
Anggota DPRK Sarankan Agar Warga yang Baru Pulang dari Luar Jalani Rapid Test dan Diawasi Ketat
Selain itu, Zul Ilfan meminta petugas di lapangan agar selalu menyediakan data yang akurat, sehingga bisa memutuskan mata rantai dan penyebaran virus
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), meminta Dinas Kesehatan setempat serius melakukan pengawasan warga yang baru pulang kampung, khususnya dari zona merah.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRK Abdya Zul Ilfan menanggapi banyaknya warga Abdya yang pulang kampung dari Malaysia, Jakarta dan beberapa provinsi yang masuk zona merah covid-19, secara diam-diam.
"Meski 868 orang sudah melakukan isolasi mandiri, dari 1.094 orang pulang kampung, jumlah warga Abdya yang pulang kampung itu bukanlah sedikit," ujarnya.
Untuk itu, katanya, Dinas Kesehatan agar bisa mengirim petugasnya untuk rutin melihat kondisi warga yang baru pulang kampung, dan tetangga dan sanak saudaranya juga, termasuk terhadap 226 yang belum selesai melakukan isolasi.
Karena, ada warga Manggeng yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, bisa positif covid-19.
"Maka sudah sepatutnya Dinkes melakukan rapid test massal, khusus keluarga dan tetangga, serta orang yang, pernah kontak langsung dengan warga yang baru pulang kampung dari zona merah," pintanya.
Selain itu, Zul Ilfan meminta petugas di lapangan agar selalu menyediakan data yang akurat, sehingga bisa memutuskan mata rantai dan penyebaran virus covid-19 tersebut.
"Kasus As ini, menjadi pelajaran untuk Dinkes dan petugas, karena dari keluarga dan pasien sendiri tidak masuk dalam ODP," terang ketua DPC PKB Abdya ini.
Selain itu, Dun Kande sapaan akrab Zul Ilfan, meminta kepada seluruh masyarakat Abdya, untuk mematuhi anjuran dari pemerintah, protokoler kesehatan, dan imbauan ulama, untuk kepentingan bersama.
"Jangan malu, untuk melaporkan kondisi kesehatan kita dan keluarga. Karena, corona ini bukan suatu aib, dan bukan untuk ditakuti. Tapi, virus ini dapat kita lawan, dengan cara menjaga kebersihan dan kejujuran," pungkas anggota DPRK Abdya tiga periode ini.
Rutin turun
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Safliati SST Mkes mengaku rutin meminta petugas turun ke lapangan untuk mengawasi warga yang baru pulang kampung dari zona merah.
"Insya Allah ada kita lakukan, bahkan petugas dari masing-masing Puskesmas, menggunakan APD lengkap selalu turun. Bahkan ada yang kita lakukan rapid test," ujar Safliati singkat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/keluarga-dan-tetangga-pasien-positif-corona-di-abdya-jalani-rapid-test.jpg)