Berita Aceh Jaya
BKSDA Aceh Selidiki Penyebab Kematian Anak Gajah di Setia Bakti Aceh Jaya
Tim dokter hewan dari BKSDA Aceh melakukan otopsi terhadap bangkai anak gajah sumatera (Elephasmaximus ssp Sumatranus) yang ditemukaan mati
Penulis: Riski Bintang | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Riski Bintang I Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Tim dokter hewan dari BKSDA Aceh melakukan otopsi terhadap bangkai anak gajah sumatera (Elephasmaximus ssp Sumatranus) yang ditemukaan mati di pinggiran perkebunan masyarakat di Desa Baroh, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (29/4/2020).
Hal tersebut disampaikan Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto yang dihubungi Serambinews.com, Rabu (29/4/2020) melalui sambungan telpon.
Ia menjelaskan, ada dua orang dokter hewan yang turun ke lokasi penemuan bangkai anak gajah didampingi tim lainnya dari BKSDA dan juga pihak kepolisian dari kabupaten Aceh Jaya.
• 10.746 KPM di Abdya Diverifikasi Sebagai Penerima BLT Kemensos Rp 600 Ribu Per Bulan, Ini Syaratnya
“Tim sudah turun tadi pagi, ada dua orang dokter yang ke lokasi, Bu Rosa sama dokter Ridwan teman-teman resor dan pihak Polres,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, jika hingga saat ini dirinya belum mendapatkan laporan terkait hasil pemeriksaan terhadap bangkai anak hewan yang ditemukan mati tersebut.
“Sekarang belum ada laporannya, nanti kita kabari teman-teman media kalau sudah ada hasil, sampai saat ini saya belum terima hasil dari pemeriksaan tersebut,” tambahnya.
• Tabrak Truk Angkut Tanah, Warga Simpang Tiga Pidie Meninggal, Begini Kronologisnya
Agus juga tidak berani mengatakan, dugaan kuat penyebab matinya anak gajah tersebut dan lebih meminta untuk menunggu hasil resmi.
“Kalau dugaan saya tidak berani bilang, kita tunggu hasil dari dokter dulu,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anak-gajah-mati-di-aceh-jaya-2020.jpg)