Sabtu, 11 April 2026

Update Corona di Aceh

11 Warga Aceh dari Malaysia Dikarantina di Tanjungpinang, Ini Asal Daerahnya  

"Jumlah TKI dari kedua kapal dengan 13 awak tersebut sebanyak 241 orang terdiri 151 laki-laki dan 90 perempuan."

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
Kemsos.go.id/For Serambinews.com
Ratusan TKI asal Malaysia dipulangkan melalui Pelabuhan Tanjungpinag, Kepulauan Riau, Rabu (29/4/2020). Dalam rombongan tersebut termasuk warga asal Aceh. 

"Jumlah TKI dari kedua kapal dengan 13 awak tersebut sebanyak 241 orang terdiri 151 laki-laki dan 90 perempuan."

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 11 warga asal Aceh yang masuk dalam rombongan 241 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikembalikan dari Malaysia pada 29 April 2020 harus menjalani observasi (karantina) selama 14 hari di Tanjungpinang, Riau sebelum dikembalikan ke daerah masing-masing.

Informasi yang diterima Serambinews.com dari Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, pada Rabu 29 April 2020 ada dua kapal yang memulangkan PMI/TKI/Warga Negara Indonesia Migran Korban Perdagangan Orang (WNI-M KPO)  dari Pasirgudang, Malaysia ke Tanjungpinang, Riau.

Pada pukul 13.00 WIB, kapal MV Marina Syaputra I merapat di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Selanjutnya pada pukul 14.00 dari titik tolak yang sama lego jangkar MV Citra Indah 99.

Jumlah TKI dari kedua kapal dengan 13 awak tersebut sebanyak 241 orang terdiri 151 laki-laki dan 90 perempuan.

Semua awak maupun TKI dari kedua kapal telah melalui protokol kesehatan yang ketat sejak dari ketibaan hingga menjelang masuk karantina.

Polisi Periksa Suhu Tubuh Sopir dan Penumpang di Aceh Timur, Sekaligus Halau Pemudik

“Apakah Selebriti Bekerja Seperti Pelacur?” Tanya Bintang TikTok Mesir ke Pemerintah

Ketika turun dari kapal, mereka menyerahkan healt alert card (HAC)--semacam kartu kuning ke petugas kesehatan di pintu masuk pelabuhan.

Selanjutnya mereka dipakaikan masker, pemeriksaan saturasi oksigen (presentasi hemoglobin yang berikatan dengan oksigen dalam arteri), dan rapid dignostic test (RDT) Covid-19.

Berdasarkan anamnesa (teknik pemeriksaan paling awal dalam pelayanan kedokteran yang dilakukan lewat percakapan atau wawancara antara dokter/tenaga kesehatan lainnya dengan pasien), semua kru kapal maupun PMI dinyatakan non-reaktif.

Setelah melalui tahapan pemeriksaan dan dinyatakan bebas dari faktor resiko Covid-19, semua kru kapal dan PMI yang masuk di pelabuhan point entry (POE) Tanjungpinang dari luar negeri diterbitkan surat kliren kesehatan dari KKP Kelas II Tanjungpinang.

Tindakan desinfeksi juga dilakukan terhadap alat angkut dan barang bawaan kru kapal maupun PMI.

Pangeran Alwaleed Bantu Dunia Atasi Wabah Corona, Ini Jumlahnya

Tahapan akhir sebelum dikembalikan ke daerah asal masing-masing, seluruh PMI/TKI/WNI-M KPO diobservasi 14 hari di RPTC Kemensos di Tanjungpinang.

Data yang diperoleh Serambinews.com, dalam rombongan 241 orang tersebut,  khusus TKI asal Aceh berjumlah 11 orang, namun tidak ada laporan detail mengenai identitas masing-masing.

Ke-11 TKI asal Aceh tersebut berasal dari Kota Lhokseumawe 1 orang, Kabupaten Aceh Utara 2 orang, Kabupaten Aceh Tamiang 1 orang, Kabupaten  Aceh Timur 3 orang, Kabupaten Bireuen 2 orang, Kabupaten Aceh Barat Daya 1 orang, dan Kabuaten Aceh Tenggara 1 orang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved