Rabu, 8 April 2026

Liga Inggris

Nyawa Pemain Bola Bisa Melayang Bila Liga Inggris Kembali Digelar

pihak penyelenggara Liga Inggris bersama dengan klub-klub anggota Premier League berencana melanjutkan kompetisi pada tanggal 8 Juni 2020

Editor: Muhammad Hadi
Premier League
Logo Liga Inggris 

SERAMBINEWS.COM - Virus corona atau covid-19 membuat berbagai even di dunia terhenti dan dibatalkan.

Tak terkecuali Liga Inggris juga dihentikan akibat covid-19. 

Tapi kemudian muncul wacana liga inggris kembali digelar di tengah wabah virus corona yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Pembawa acara televisi di Inggris sekaligus fans Arsenal, Piers Morgan, mengatakan dimulainya kembali Liga Inggris atau premier league hanya akan mempertaruhkan nyawa para pemain.

Kompetisi Liga Inggris ditunda pada pertengahan Maret lalu akibat dampak dari pandemi virus corona atau COVID-19.

Untuk itu, pihak penyelenggara Liga Inggris bersama dengan klub-klub anggota Premier League berencana melanjutkan kompetisi pada tanggal 8 Juni 2020.

PSG Juara Liga Prancis, Kompetisi Tidak Dilanjutkan Akibat Corona

Kabar tersebut menimbulkan beragam reaksi dari banyak pihak, termasuk pembawa acara televisi di Inggris yang dikenal sebagai fan fanatik Arsenal, Piers Morgan.

Morgan dengan tegas menolak rencana dimulainya kembali kompetisi Liga Inggris pada tanggal-tanggal tersebut karena terlalu berisiko.

Menurutnya, risiko keselamatan pemain akan menjadi taruhannya mengingat dibutuhkannya banyak tenaga untuk menyelenggarakan satu pertandingan saja.

"Saya tidak berpikir kita harus memikirkan sepak bola terlalu serius untuk saat ini," ujar Morgan dilansir BolaSport.com dari Mirror.

"Sepak bola adalah olahraga yang kami cintai dengan penuh semangat, tetapi mari saat ini kita lihat dari sudut pandang bahwa Anda tidak membutuhkan sepak bola."

"Apakah kita mempertaruhkan nyawa para pemain? Apakah kita akan mempertaruhkan nyawa orang-orang yang harus turun ke lapangan untuk memainkan laga?"

Harga Minyak Dunia Anjlok, Mengapa Harga BBM tak Kunjung Turun, Ini Alasan Pertamina

"Masih ada banyak masalah yang terjadi jika pertandingan dimainkan."

"Virus ini sangat mematikan dan kita masih belum memiliki cara untuk memberantasnya secara medis."

"Saya hanya berpikir bahwa pertandingan belum dapat dimulai," kata pria berusia 55 tahun itu menambahkan.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved