Sabtu, 9 Mei 2026

Luar Negeri

Pemberontak Suriah Demo Hayat Tahrir al-Sham

elompok oposisi atau pemberontak Suriah yang menguasai wilayah Suriah baratlaut, tempat 3 juta orang, Jumat (1/5/2020) berdemonstrasi melawan kelompok

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/OMAR HAJ KADOUR
Para pemberontak berkumpul di Kota Binnish, baratlaut Provinsi Idlib, Suriah, Jumat (1/5/2020) untuk memprotes penembakan seorang warga oleh gerilyawan Hayat Tahrir al-Sham. 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Kelompok oposisi atau pemberontak Suriah yang menguasai wilayah Suriah baratlaut, tempat 3 juta orang, Jumat (1/5/2020) berdemonstrasi melawan kelompok terkait Al Qaida, Hayat Tahrir al-Sham.

Sehari sebelumnya, gerilyawan menembak demonstran dan membunuh seorang pengunjuk rasa.

Demonstrasi Kamis (30/4/2020) untuk mengecam rencana militan mengatur titik persimpangan antara daerah oposisi dan kota-kota serta desa-desa yang direbut pasukan pemerintah pada Maret 2020.

Penyeberangan itu untuk membantu pengumpulan pajak para militan dari perdagangan barang-barang antar daerah, seperti dilansir AP, Jumat (1/5/2020)

Dua Perwira Intelijen Suriah Diadili di Jerman, Ini Kejahatan yang Dilakukan Keduanya

Ormas Islam Doakan Muslim India dan Suriah  

Truk Tangki Bahan Bakar Dilengkapi Granat Meledak di Suriah, 42 Orang Meninggal

Pajak atas barang-barang yang diselundupkan merupakan sumber pendapatan utama bagi kelompok yang terkait dengan Al-Qaeda tersebut. 

Tembakan itu menewaskan pemrotes, Salah Maree berusia 41 tahun, yang dimakamkan Jumat (1/5/2020)

Ezzeddin al-Idlilbi, seorang aktivis yang ikut demo di kota Maarat al-Nassan mengatakan Maree telah kehilangan tiga anaknya dalam perang dan juga mantan tahanan politik pemerintah Suriah.

Hayat Tahrir al-Sham, kelompok militan paling kuat di daerah-daerah yang dikuasai oposisi Suriah, mengatakan pihaknya sedih dengan kematian itu dan mereka akan menunda pembukaan penyeberangan.

Meskipun kelompok itu berusaha menjauhkan diri dari jaringan al-Qaeda, AS dan Turki telah menempatkannya dalam daftar kelompok teroris.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved