Breaking News:

Luar Negeri

645 Barang Dijual dengan Mata Uang Kripto, Dari APD Sampai Senjata

Tetapi, dari 645 barang yang dijual dengan mata uang kripto terdapat alat pelindung diri (APD) sampai senjata kelas berat.

Foto: Cointelegraph
Ilustrasi pembelian barang di pasar gelap internet (darknet) dengan cryptocurrency atau uang kripto, seperti BTC, ETC, BCH dan lainnya 

SERAMBINEWS.COM, Hampir setengah dari situs pasar gelap internet (darknet) yang disurvei oleh Australian National University tidak menawarkan 'perawatan' atau peralatan pelindung COVID-19.

Tetapi, dari 645 barang yang dijual dengan mata uang kripto terdapat alat pelindung diri (APD) sampai senjata kelas berat.

Para peneliti menemukan delapan dari 20 pasar tidak menjual barang apapun yang berhubungan dengan virus Corona, dan sembilan lainnya menjual pilihan yang sangat terbatas.

Hanya tiga situs yang menyumbang sebagian besar atau 85% dari semua barang unik yang terjual.

Studi ini ditugaskan oleh Australian Institute of Criminology untuk memantau 20 pasar darknet pada 3 April 2020 untuk melakukan sensus produk dan suplai medis terkait COVID-19.

Para peneliti menemukan 645 daftar barang yang dijual dalam bentuk uang kripto (cryptocurrency), termasuk alat pelindung diri (APD), 'vaksin', peralatan diagnostik.

100 Ribu Orang Terancam Kehilangan Dana Ratusan Juta Dollar Setelah Bos Bursa Mata Uang Kripto Tewas

Kota Pintar Basis Masa Depan Digital

Siap-Siap, Grow with Google akan Hadir di Aceh, Membantu Usaha Kecil Bersaing di Era Digital

Bahkan ada yang mengklaim menawarkan sampel darah dari pasien virus Corona yang telah pulih yakni plasma darah.

Para peneliti tidak diizinkan untuk membeli barang tersebut, sehingga tidak dapat menilai keaslian barang tersebut.

Berjudul "Ketersediaan produk terkait COVID-19 di pasar Tor darknet" laporan itu menyatakan kejahatan mengikuti peluang.

Sehingga,  pandemi COVID-19 menawarkan keuntungan dari kekurangan dan ketakutan.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved