Arika Husnayanti Aboebakar, Baca Puisi untuk Tenaga Medis Covid-19
dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K), dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang bertugas di Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli
dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K), dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang bertugas di Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli, Pidie, menumpahkan emosi melalui puisi, sebagai bentuk penghargaan kepada tenaga medis yang berjuang di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).
Puisi berjudul "Pahlawan Putih" yang ia bacakan bersama penyair Aceh, Din Saja, dan musik digarap oleh Wira Violin, serta dipadukan dengan vokal khas Aceh dari Sari, menjadikan karya tersebut memberi kesan mendalam di tengah Pandemi Covid-19. Hal itu juga memperlihatkan keandalan sang dokter sebagai penulis dan pembaca puisi.
Puisi tersebut ditulis sendiri oleh dr Arika Husnayanti yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pidie. Karya apik itu sejak sebulan lalu ditayangkan pada salah satu stasiun televisi swasta nasional dan beredar luas melalui laman media sosial, mendapat respons sangat luas dan menggembirakan dari publik.
Karya tersebut sangat menyentuh, dan didedikasikan kepada tenaga medis yang tak kenal lelah menangani pasien akibat pandemi Covid-19, bahkan sebagian di antaranya gugur dalam tugas.
Puisi "Pahlawan Putih" ini merupakan luapan emosi seorang dokter saat menyaksikan rekan-rekannya tanpa kenal lelah menyelamatkan pasien demi pasien dalam situasi genting pandemi Corona.
"Sebagai seorang dokter dan ketua organisasi dokter, saya selalu ingin melindungi sejawat saya yang menjalankan tugas di saat pandemi Covid-19 ini. Saya merasa haru, melihat sejawat dokter banyak sekali yang gugur oleh Covid-19. Saya mencurahkan semua perasaan saya dengan puisi ini," kisah dokter yang lahir di Medan, 7 April 1976, ini dan sekarang menetap di Blang Asan, Sigli.
Arika lalu mengajak Din Saja, penyair yang karyanya ia kagumi, untuk berkolaborasi. Gayung bersambut. Din Saja pun bersedia. Adapun ilustrasi musik digarap oleh Wira Violin, salah seorang pemusik di Aceh yang menguasai alat musik biola. Puisi "Pahlawan Putih" lalu diterjemahkan dalam bahasa Aceh dan dinyanyikan dengan bagus oleh Sari. Melengkapi karya tersebut, diselipkan gambar tenaga medis yang gugur dan sedang beraktivitas menyelamatkan pasien Covid-19.
"Karya saya ini sebagai bentuk penghargaan kepada tim medis yang sudah berjuang dalam pandemi Covid-19 ini," kata dr Arika, yang menempuh pendidikan terakhir sub spesialis obgynsos di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Karya sang dokter itu bisa dinikmati di YouTube: https://youtu.be/Z-QZd5a9iB8. (fikar w eda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-arika-husnayanti-aboebakar-spog-k-dokter.jpg)