Luar Negeri
Diduga Penipuan, Ini Klarifikasi Remaja yang Mendapat Beasiswa NASA, Menteri Angkat Bicara
Dalam cuitannya, ia mengatakan berhasil memperoleh beasiswa dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
SERAMBINEWS.COM - Pada 2 Mei 2020, media Malaysia dihebohkan dengan tweet remaja berusia 20 tahun bernama Azhar Ali.
Dalam cuitannya, ia mengatakan berhasil memperoleh beasiswa dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Ribuan orang kemudian memberi selamat kepadanya.
Media-media utama Malaysia pun juga melaporkan tentang keberhasilan remaja ini.
Bahkan beberapa perdana menteri Malaysia seperti YB Khairy Jamaluddin, Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia dan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Dato Dr Noraini Ahmad turut serta mengucapkan selamat atas pencapaiannya.
Namun ternyata, itu semua jauh dari kebenaran.
Seperti yang diwartakan media Malaysia, World Of Buzz, beberapa jam setelah tweetnya menjadi viral, netizen mulai memperhatikan bahwa beberapa klaimnya tidak benar.
Dari profilnya yang hilang di situs web hingga persyaratan tantangan, yang dengan jelas menyatakan bahwa seseorang harus menjadi warga negara AS atau penduduk tetap negara tersebut untuk bergabung, semua ini menunjukkan sesuatu yang ‘aneh’.
Keraguan yang muncul telah mendorong Azhar Ali untuk mengatur akun Twitter-nya menjadi pribadi yang menyebabkan lebih banyak spekulasi tentang hal ini.
Pada 3 Mei 2020, Azhar Ali akhirnya membuka kembali Twitter dan memberikan penjelasannya untuk mengklarifikasi semua yang terjadi.
Sederhananya, Azhar mengklaim bahwa dia adalah korban penipuan.
Sebelumnya, Azhar Ali mengikuti tantangan untuk merancang pakaian antariksa yang akan menyesuaikan dengan misi Artemis 2024 ke Mars.
Dia menjelaskan bahwa dia benar-benar berpartisipasi dalam tantangan tersebut, dan setelah mengikuti tantangan, ia menerima email yang menyatakan bahwa dia telah dipilih.
Meskipun demikian, hal ini masih menimbulkan beberapa spekulasi, kompetisi ini hanya untuk warga negara AS dan penduduk tetap negara tersebut.
Dia juga menjelaskan bahwa email tersebut memiliki tautan ke portal yang konon merupakan indikasi pertama penipuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/korban-penipuan-beasiswa-nasa.jpg)