Breaking News:

Kuliner Khas Aceh

Ie Bu Peudah dari Simpang Tiga Pidie, Diracik dari 44 Jenis Daun, Kuliner Khas Bulan Ramadhan

Ie bu peudah adalah salah satu warisan yang dilakukan secara turun temurun masyarakat di bulan puasa.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Warga memasak ie bu peudah di Gampong Blang Leuen, Kecamatan Simpang Tiga Pidie, Senin (4/5/2020). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ie bu peudah yang bumbunya dari 44 daun kayu bisa ditemukan di bulan Suci Ramadhan di Gampong Blang Leuen, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie. 

Ie bu peudah berwarna cappucino adalah salah satu warisan yang dilakukan secara turun temurun masyarakat di bulan puasa. 

Diracik dari rempah alami, yang bermamfaat untuk menyembuhkan penyakit.

Sehingga ie bu peudah diburu warga untuk dijadikan menu berbuka puasa.

"Persiapan 44 daun kayu kita lakukan dua pekan sebelum bergulirnya bulan Suci Ramadhan," kata Hasan Husen (54) tukang masak ie bu peudah kepada Serambinews.com, Senin (4/5/2020).

Ia menjelaskan, 44 macam daun kayu dicari di hutan dan pesisir. Antara lain, daun kumis kucing, tapak bumi, jampe sejenis manggrove tumbuh di tambak, kedondong, kemudu, asam jawa, campli buta, setui, peugaga, kunyet dan daun siegentot.  

"Masih banyak nama daun lainnya, tapi saya sudah lupa," sebutnya.

Ia mengatakan, 44 daun kayu tersebut dijemur yang kemudian digiling menjadi dedak untuk bumbu ie bu peudah. 

Setiap hari ie bu peudah dimasak satu beulangong besar. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved