Berita Kutaraja
Ini Prioritas Tim Pencegahan Covid-19 Kota Banda Aceh Pada Program Disinfeksi Tahap II
“Masing-masing tim melakukan penyemprotan disinfektan di 3 kecamatan dengan target prioritas kantor camat, kantor keuchik, dan rumah ibadah," ujarnya.
Laporan Saifullah | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Setelah sukses melakukan disinfeksi atau penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum (fasum) pada tahap pertama sejak pertengahan Maret hingga April 2020, kini tim Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Banda Aceh kembali beraksi.
Dibagi dalam tiga tim dengan komposisi personel terdiri dari unsur BPBD, Damkar, Satpol PP, dan personel Polresta Banda Aceh, di mana masing-masing tim membawahi tiga kecamatan, tim Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Banda Aceh sudah menyusun agenda prioritas.
Seperti disampaikan Plt Kalaksa BPBD Banda Aceh, Drs Muzakir diwakili Koordinator Penanganan dan Pencegahan Covid-19, Sabri SSos dalam rilisnya kepada Serambinews.com, Senin (4/5/2020), sejumlah fasilitas publik yang ramai didatangi masyarakat tetap menjadi prioritas utama untuk dilakukan penyemprotan cairan disinfektan pada tahap kedua ini.
“Masing-masing tim melakukan penyemprotan disinfektan di 3 kecamatan dengan target prioritas kantor camat, kantor keuchik, dan rumah ibadah yang merupakan tempat selalu dikunjungi warga,” ujar Sabri.
Menurut Sabri, ketiga tempat itu terutama rumah ibadah selalu dikunjungi oleh masyarakat dengan berbagai keperluan. “Apalagi sekarang bulan ramadhan, tentu rumah ibadah seperti masjid dan meunasah selalu dipenuhi oleh masyarakat dalam melaksanakan ibadah shalat fardhu, Shalat Tarawih serta Witir, dan lainnya,” ucap dia.
• Seorang Polisi Bersama Istrinya Bidan di Aceh Utara, Sumbang Gaji untuk Difabel Terdampak Covid-19
• Soal Nasib Liga 1 2020, Banyak Klub Minta Diakhiri
• Kedapatan Kencing di Pagar Pelanggan, Sopir Antar Barang Dipecat, Aksinya Terekam di CCTV
Selain tiga fasilitas tersebut, terang Koordinator Penanganan dan Pencegahan Covid-19, tim juga akan melakukan disinfeksi ke perkantoran pemerintah, sekolah, dan pasar yang masuk dalam daftar prioritas selanjutnya. “Kita menargetkan semua fasilitas publik di Banda Aceh pada tahap kedua ini dapat terlayani semua,” tukasnya.
Pada bagian lain, Sabri mengungkapkan, bahwa program disinfeksi atau penyemprotan cairan disinfektan tahap kedua pada fasilitas publik tersebut dilakukan atas instruksi Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/foto-berita-kutaraja.jpg)