Banjir Trumon
Banjir di Lhok Raya Trumon Tengah Mulai Surut
Masyarakat yang hendak keluar masuk Gampong masih harus dibantu dengan perahu karet.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Taufik Zass I Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Banjir luapan yang mengenangi badan jalan dan pemukiman penduduk di Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan mulai surut.
Informasi tersebut disampaikan Camat Trumon Tengah, Tahta Amrullah S.STP saat dikonfirmasi Serambinews.com, Selasa (5/5/2020).
"Di Lhok Raya air sudah mulai surut dan jalan Gampong sudah bisa dilalui dengan kereta. Walau masih ada genangan air dengan ketinggian sekitar 10-15 cm lagi. Semoga di wilayah Kutacane tidak ada hujan dan kirim air. Insyaa Allah besok sudah normal lagi," kata Tahta Amrullah.
Ditanyai kondisi di Gampong Cot Bayu, Tahta mengaku di sekitar jembatan masuk Gampong Cot Bayu air masih dalam sekitar 1 meter - 1,3 meter.
• Warga Bireuen yang Pernah Dekat dengan Pria Positif Covid-19 Agar Karantina Mandiri,Ini Tujuannya
• Cristiano Ronaldo Kembali ke Italia Gabung dengan Juventus, Jalani Karantina 14 Hari Sebelum Latihan
• Yuk! Kenali Resep Buka Puasa Praktis dan Murah, Simak Info Berikut Ini
Masyarakat yang hendak keluar masuk Gampong masih harus dibantu dengan perahu karet.
"Air dari Lhok Raya surut melewati Gampong Cot Bayu, makanya di Cot Bayu masih agak tinggi. Kami akan terus memantau keadaan sampai sore nanti, kalau air sudah tidak lagi merendam rumah mereka, sore nanti mereka balik ke rumah masing - masing," kata Tahta Amrullah.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 17 KK warga Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, mulai diungsikan ke Posko Brimob Trumon.
Mereka diungsikan akibat banjir luapan terus mengepung Gampong tersebut hingga Selasa (5/5/2020).
Ketua Satgas SAR Kabupaten Aceh Selatan, May Fendri SE yang turun langsung ke lokasi melaporkan,
pengungsi desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah yang sudah berada di tenda Posko Brimob Trumon berjumlah 17 KK.
"Sementara untuk Desa Cot Bayu masyarakatnya tidak mau mengungsi dan masih tetap bertahan di desanya. Kami dari tim gabungan evakuasi terus bersiaga sampai keadaan banjir surut dan aman," kata May Fendri, Selasa (5/5/2020).
Seperti diberitakan sebelumnya, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Selatan selama dua hari terakhir telah mengakibatkan meluapnya air sungai Trumon ke permukiman masyarakat.
Banjir luapan dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm sampai dengan 50 cm ini juga turut mengenangi badan jalan di beberapa Gampong dalam dua kecamatan, yakni Trumon Timur dan Trumon Tengah.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP kepada Serambi, Senin (4/5/2020) mengatakan, adapun gampong di dua kecamatan yang tergenang banjir luapan itu yakni, Gampong Seunebok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Gampong Lhok Raya dan Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah
"Data Terdampak Sementara di Trumon Timur, yakni Gamponv Seunobok Pusaka 6 Rumah, 13 KK, 24 jiwa, di Trumon Tengah, Gampong Lhok Raya 25 rumah, 46 KK dan 98 jiwa. "Sedangkan di Gampong Cot Bayu Air belum menggenangi rumah warga," kata Cut Syazalisma.
Kondisi mutakhir, lanjut Kalak BPBD Aceh Selatan, warga masih bertahan dirumahnya dan belum mau di evakuasi. Namun demikian pihaknya terus berkoorinasi dengan instansi terkait menyangkut perkembangan banjir luapan di dua kecamatan dimaksud.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-7474.jpg)