Jumat, 8 Mei 2026

Update Corona di Jakarta

Omzet di Kedai Makanan "Aceh Kring Kring" Menurun Drastis, Selama PSBB Jakarta

Selama PSBB dan bulan Ramadhan, "Aceh Kring Kring" tetap buka, tapi pelayanan dilakukan dengan pesan - antar.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kedai Aceh Kring Kring di Jalan Saharjo Jakarta Selatan 

Selama PSBB dan bulan Ramadhan, "Aceh Kring Kring" tetap buka, tapi pelayanan dilakukan dengan pesan- antar. "Kita lebih banyak melayani pesan-antara melalui fasilitas online," ujar Hanif.

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Omzet di kedai kopi dan makanan "Aceh Kring Kring" di samping Balai Sudirman, Jalan Sahardjo, Jakarta, Selatan, menurun sangat drastis. 

Penurunan ini terjadi selama Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

"Penurunan mencapai 80 persen dari hari-hari biasa. Pandemi Covid-19 menjadi sebab utama penurunan ini," ujar pemilik "Aceh Kring Kring" Hanif, di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Selama PSBB dan bulan Ramadhan, "Aceh Kring Kring" tetap buka, tapi pelayanan dilakukan dengan pesan- antar. "Kita lebih banyak melayani pesan-antara melalui fasilitas online," ujar Hanif.

Jam buka "Aceh Kring Kring" juga berubah dari hari biasa. Saat ini kerja dibagi dua shift. Shift 1 mulai pukul 12.00 -17 WIB dilanjut shift 2 pukul 17.00-23.00 WIB.

Alquran dan Buku Agama Banyak Dicari Selama Ramadhan

Gadjah Mada SC Pomdam IM Perbakad dan Lembaga Panglima Bagi Nasi untuk Berbuka Puasa

Update Corona di Pidie Jaya, PDP dan ODP Nihil, Warga Pulang dari Perantauan Capai 1.528 Orang

"Aceh Kring Kring" menyediakan menu khas Aceh, nasi goreng, mi Aceh, timphan, pulot, martabak telor, cane, dan lain-lain, tentu tak ketinggalan kopi saring.

Hanif memulai usaha ini setahun lalu, secara perlahan tapi pasti mendapat respon sangat baik dari masyarakat, ditandai dengan makin banyaknya pelanggan.

Pada hari biasa Hanif menghadirkan konsep tempat makanan persis Rex Peunayong Banda Aceh.

Lengkap dengan tempat duduk dan meja yang dijejerkan di ruang terbuka.

Seperti juga Rex Peunayong, Aceh Kring Kring, mulai buka pukul 16:00 WIB petang dan tutup pukul 03.00 dini hari.

Tapi dengan merebaknya pandemi Covid-19 dan disusul penerapan PSBB, terpaksa dilakukan penyesuaian sesuai arahan Pemerintah DKI Jakarta.

Hanif memanfaatkan mobil mini bus merk Merci sebagai dapur dan tempat mengolah makanan.

Ia merenovasi mobil tersebut sehingga kelihatan artistik dan mencolok pada saat malam dengan lampu warna warni.

Hanif yang lahir di Banda Aceh pada tahun 1973 ini, ingin menghadirkan "Rex Peunayong" di Jakarta.

"Saya memang sudah lama terobsesi dengan Rex Peunayong," kata Hanif yang menamatkan SMA Negeri 3 Banda Aceh.

Hanif mengharapkan pandemi Covid ini segera berakhir, sehingga suasana kembali seperti semula. "Kita menghadapi keadaan ini dengan tabah, bahwa semua ini adalah ketentuan Allah SWT," demikian Hanif. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved