Berita Aceh Selatan
Pemuda Aceh Selatan Minta PLN tak Lakukan Pemadaman Listrik Selama Ramadhan
"Pemadaman yang terjadi dalam Bulan Ramadhan ini tidak hanya terjadi sekali dalam sehari, tetapi juga pernah mencapai dua tiga kali dalam sehari".
Penulis: Taufik Zass | Editor: Nurul Hayati
"Sebagai contoh, keluhan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan yang disampaikan kepada PAS. Pemadaman yang terjadi dalam Bulan Ramadhan ini tidak hanya terjadi sekali dalam sehari, tetapi juga pernah mencapai dua tiga kali dalam sehari. Begitu juga yang dirasakan oleh masyarakat dari Wilayah Trumon, Aceh Selatan yang merasakan kondisi yang sama," ungkap Muslim.
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Ketua Pemuda Aceh Selatan (PAS) Urusan Advokasi, Hukum dan HAM, Muslim SH meminta PLN, untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan Ramadhan 1441 H tahun 2020 ini.
Permintaan itu disampaikannya, seiring dengan adanya keluhan dari masyarakat di beberapa kecamatan di Aceh Selatan yang disampaikan ke pihaknya.
"Sering terjadinya pemadaman listrik di beberapa kecamatan di Aceh Selatan dalam Bulan Ramadhan tahun 2020 ini sangat mengganggu masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Hal ini kami sampaikan berdasarkan keluhan yang diterima oleh Pemuda Aceh Selatan (PAS) Banda Aceh," kata Muslim kepada Serambinews.com, Senin (4/5/2020) malam.
Menurutnya, masyarakat mengeluhkan pemadaman listrik pada saat tarawih, saat berbuka puasa, dan di waktu-waktu masyarakat sedang mempersiapkan masakan untuk sahur dan berbuka justru listrik padam.
Kondisi ini menurutnya, sangat menganggu masyarakat yang ingin beraktivitas dan beribadah di Bulan Ramadhan.
"Sebagai contoh, keluhan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan yang disampaikan kepada PAS. Pemadaman yang terjadi dalam Bulan Ramadhan ini tidak hanya terjadi sekali dalam sehari, tetapi juga pernah mencapai dua tiga kali dalam sehari. Begitu juga yang dirasakan oleh masyarakat dari Wilayah Trumon, Aceh Selatan yang merasakan kondisi yang sama," ungkap Muslim.
• Anggota DPRK Aceh Besar Bagikan 1.200 Paket Sembako, Ini Penjelasan Hanifullah
Kondisi ini menurutnya, justru berbanding terbalik jika dilihat di wilayah perkotaan seperti Banda Aceh yang terbilang jarang padam listrik.
Tetapi di wilayah-wilayah pelosok Aceh, masih ada daerah yang sering terjadi pemadaman listrik.
"Kita tentu tidak ingin wilayah tertentu saja yang terjamin tidak terjadi pemadaman listrik, tetapi wilayah pelosok lainnya listrik padam terutama di waktu-waktu yang aktivitas masyarakatnya sangat tinggi," ujarnya.
Jika alasan terjadi gangguan teknis, menurutnya tidak mungkin pemadam terjadi berulang-ulang, karena jika itu terjadi tentu seharusnya PLN cepat mengatasi.
"Tidak mungkin hari ini karena masalah teknis besoknya juga masalah teknis lagi. Atau jangan-jangan karena kekurangan daya, lalu PLN mengantisipasinya dengan mengamankan wilayah tertentu lalu melepas daya di wilayah lainnya yang dianggap tidak menimbulkan respon publik begitu besar?" tanyanya.
Asumsi itu menurut Muslim bukan tendensius, tetapi dirinya ingin mendapatkan jawaban atas seringnya terjadi pemadaman listrik.
Seperti keluhan masyarakat kepada PAS selama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-pemuda-aceh-selatan-pas-urusan-advokasi-hukum-dan-ham-muslim-sh.jpg)