Minggu, 10 Mei 2026

Rumah Janda Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Saudah (70) dan Benti (65), warga Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Jumat (8/5/2020), harus dilarikan ke puskesmas

Tayang:
Editor: bakri
FOTO/BPBD NAGAN RAYA
Tim gabungan yang terdiri atas personel BPBD, TNI/Polri, dan warga membersihkan dahan pohon yang menimpa dua rumah janda di Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Jumat (8/5/2020). 

* Saudah Pingsan, Benti Cidera

SUKA MAKMUE - Saudah (70) dan Benti (65), warga Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Jumat (8/5/2020), harus dilarikan ke puskesmas terdekat. Pasalnya, Saudah mengalami pingsan dan Benti mengalami cidera pada bagian kepala setelah pohon besar tumbang dan menimpa rumah mereka. Saudah dan Benti adalah janda serta rumah mereka saling berdekatan.

Bukan cuma Benti, dua anggota keluarganya yakni Mahdi (18)  dan Miftahul (25), juga mengalami cidera pada beberapa bagian tubuh karena terkena pohon sehingga butuh penanganan medis. Informasi yang diperoleh Serambi menyebutkan, angin kencang dan hujan lebat melanda wilayah tersebut pada Jumat kemarin. Tanpa diduga, sekira pukul 08.00 WIB, pohon besar berada dekat rumah kedua janda itu tumbang dan menghantam rumah yang mereka huni.

Saudah yang sendirian pingsan di dalam rumah karena terkena dahan pohon dan material rumah yang berjatuhan, apalagi usianya juga sudah lanjut. Sedangkan tetangga Saudah yang juga seorang janda yaitu Benti juga berada di dalam rumah saat pohon tumbang sehingga ia dua anggota keluarganya cidera terkena dahan pohon.

Mengetahui peristiwa pohon tumbang menimpa rumah, warga sekitar bersama aparatur desa memberikan pertolongan, terutama kepada warga yang menjadi korban. Pihak desa juga melakukan koordinasi dengan Camat Tripa Makmur dan BPBD, serta TNI/Polri. Akhirnya, pihak terkait membersihkan dahan pohon yang tumbang itu dengan chainsaw atau gergaji mesin.

Camat Tripa Makmur, Rajab Sumitro didampingi Keuchik Panton Pange, Mahdani, saat dikonfirmasi Serambi mengatakan, dua rumah warga yang ditimpa pohon besar itu posisinya memang berdekatan. Dampak dari peristiwa tersebut, sebut Camat, empat warga menjadi korban. “Saat ini sedang dilakukan pembersihan pohon. Korban cidera dibawa ke puskesmas,” kata Rajab Sumitro.

Secara terpisah, Kalak BPBD Nagan Raya, Mistar menjelaskan, musibah pohon tumbang yang menimpa rumah janda itu akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Nagan Raya. Terhadap yang pohon tumbang, ujarnya, dilakukan pembersihan oleh warga bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan aparatur desa serta kecamatan. “Empat korban rumah rusak setelah mendapat perawatan medis pada Jumat siang, ditampung sementara oleh pihak keluarga. Kondisi korban sudah membaik,” ucap Mistar.

Bantu material

Pad bagian lain, Pemkab Nagan Raya melalui BPBD dan Dinas Sosial, Jumat (8/5/2020) siang, menyalurkan bantuan masa panik untuk korban rumah rusak ditimpa pohon di Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur. Bersama bantuan masa panik itu, juga diserahkan material untuk memperbaiki kembali kedua rumah yang rusak berupa seng dan triplek, serta bahan bangunan lainnya.

Kadis Sosial Nagan Raya, Bustami mengatakan, dengan adanya bantuan masa panik serta material rumah tersebut diharapkan korban dapat terbantu dan kembali bisa menghuni rumah tersebut. “Apalagi kedua korban merupakan janda,” urainya.

Sementara itu, pohon besar yang tumbang di Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Jumat (8/5/2020), selain menimpa dua rumah warga, ternyata juga ikut memutuskan jaringan PLN. Akibatnya, listrik sejak pagi hingga jelang siang, padam di kawasan Panton Pange dan desa sekitar. Listrik juga ikut padam di Kecamatan Darul Makmur serta kecamatan tetangganya lantaran jaringan yang terkena pohon tumbang itu merupakan suplai dari PLTU 1-2 ke Darul Makmur.

Tim PLN dari UP3 Meulaboh dan ULP Jeuram ikut melakukan perbaikan seperti membenahi kabel yang jatuh dan material yang rusak, dampak pohon tumbang tersebut. “Listrik sudah kembali menyala, pukul 14.00 WIB, setelah dilakukan perbaikan,” tukas Faishal Hanif ST, Supervisor Teknik Korda Alue Bilie dari PLN.(riz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved