Breaking News:

Banjir di Bireuen

Banjir Rendam 12 Kecamatan di Bireuen, 41 Keluarga Mengungsi

Kondisi banjir di Bireuen belum surut, sehingga 41 kepala keluarga di dua kecamatan terpaksa mengungsi ke meunasah terdekat.

SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Salah satu jembatan di Leubu Mee, Bireuen rusak dihantam derasnya banjir, Sabtu (9/5/2020). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Hujan deras yang mengguyur Bireuen sejak empat hari terakhir menyebabkan 12 kecamatan  di Bireuen mengalami banjir luapan maupun banjir genanganan dengan ketinggian air bervariasi, 41 kepala keluarga di dua kecamatan terpaksa mengungsi ke meunasah terdekat.

Infomasi diperoleh Serambinews.com, Minggu (10/05/2020) malam sejumlah desa di lima kecamatan sedang banjir yaitu kawasan Desa Keude Jeunieb, Batee Iliek, Samalanga, Pandrah, Simpang Mamplamg, Peulimbang, Peudada, Jeumpa, Kota Juang, Peusangan, Makmur, Kutablang dan Gandapura.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Mulyadi SE melalui Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial, Faisal Kamal S Sos kepada Serambinews.com mengatakan, berdasarkan data dan infomasi daro Posko pengendali tagana Dinsos Bireuen, banjir puluhan desa dengan ketinggian air berkisar 30-50 cm, kondisi paling parah dari 12 kecamatan  adalah di Kecamatan Makmur dan Gandapura.

Di Makmur, kata Faisal banjir terjadi di kawasan Desa Leubu Mee, Paya Baro, Leubu Mesjid dan sejumlah desa lainnya.

Sebanyak 10 kepala keluarga berjumlah 32 jiwa mengungsi awalnya mengungsi ke meunasah sekarang sudah ke rumah keluarga.

Kemudian banjir paling parah juga menimpa sejumlah desa di Gandapura akibat jebolnya Krueng Leubu mengakibatkan terjadi banjir kiriman terjadi genangan di Desa Lhok Mambang, Blang Keude, Cot Puuk dan Geurugok.

Dampaknya, sebanyak 31 kepala keluarga atau 95 jiwa warga Desa Blang Keude mengungsi ke meunasah, kemudian tiga kepala keluarga atau 16 jiwa warga Desa Cot Puuk mengungsi ke tempat saudaranya.

“Hujan yang turun sejak pukul 16.00 WIB sampai saat ini masih turun dengan tensi sedang, kemungkinan banjir akan melanda Bireuen lebih luas, karena sejumlah sungai debit air naik diatas normal,”ujar Faisal.

Laporan dari lapangan, kawasan Abeuk Usong, Mon Mane dan beberapa desa lainnya di Jeumpa air mulai naik, begitu juga di beberapa desa di Kecamatan Peudada.

Informasi lain kata Faisal, debit air Krueng  Batee Iliek, Krueng  Pandrah, Krueng Jeunieb, Krueng Peudada terus naik, para relawan terus memantau perkembangan karena hujan masih turun.(*)

Tanpa Basa-basi Pria Ini Hantam Tikus ke Dinding Bak Gulat Smackdown, Warganet Malah Ngakak

Pemain Persita Tangerang Asal Aceh Ini Berbagi Pengalaman Saat Jalani Puasa di Paraguay

Penjaga Gawang Persiraja Fakhrurrazi Kuba, Tetap Latihan Selama Puasa dan Rindu Suasana Liga 1

VIDEO - Banjir Genangi Kecamatan Makmur Bireuen, Satu Jembatan Terancam Ambruk

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved