Gelombang Tinggi

Kapal Feri Tujuan Labuhanhaji Tunda Pelayaran, Akibat Gelombang Tinggi di Perairan Simeulue

Transportasi penyeberangan laut dari Simeulue ke daratan Aceh, sejak empat hari terakhir tidak beroperasi akibat cuaca buruk.

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBI/SARI MULIYASNO
Kapal feri tampak bersandar di pelabuhan lama Sinabang karena tak beroperasi lantaran gelombang tinggi, Rabu (23/10/2019). 

Laporan Sari Muliyasno | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Kapal feri yang melayani lintasan penyeberangan laut Simeulue ke daratan Aceh, sejak empat hari terakhir tidak beroperasi lantaran cuaca sedang tidak kondusif di perairan Simeulue.

Kepala UPT Pelabuhan Sinabang, Hendra Wijaya, Senin (11/5/2020) mengatakan, saat ini kedua kapal feri bersandar di Sinabang dan belum ada kepastian kapan kedua kapal tersebut diperbolehkan kembali berlayar ke daratan Aceh.

Hal itu disebabkan cuaca ekstrim yang melanda Simeulue dalam beberapa hari terkahir disertai gelombang tinggi. Sebagaimana peringatan yang dikeluarkan oleh BMKG, tinggi gelombang mencapai enam meter di sekitar wilayah laut Pulau Simeulue.

Sesuai jadwal reguler, untuk hari ini, Senin 11 Mei 2020, KMP Labuhanhaji dijadwalkan akan berangkat ke Labuhanhaji, Aceh Selatan, namun terpaksa ditunda karena cuaca ekstrem.(*)

Viral! Video Mayat Disebut Melambaikan Tangan dari Dalam Peti Saat Direkam Kamera, Warganet Heboh

Korsel Izinkan Klub Malam Dibuka, Kasus Baru Virus Corona Tunggu Meledak

Subulussalam Luncurkan Aplikasi Sidatang, Pantau Traveler Selama Pandemi Covid-19

Iran Latihan Militer di Laut, Rudal Hantam Kapal Sendiri, 19 Orang Tewas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved