Jumat, 10 April 2026

Banjir Bireuen

Hujan Deras, Bireuen Banjir Lagi di Empat Kecamatan, Begini Kondisinya

Informasi diperoleh Serambinews.com hujan deras menyebabkan terjadi banjir di sejumlah desa kawasan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, banjir disebabk

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOTO CAMAT JEUMPA
Banjir genangan terjadi di kawasan Desa Teupok Tunong, Jeumpa Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Hujan deras kembali mengguyur Bireuen mulai pukul 15.00-19.00 WIB, Senin (11/05/2020) hampir merata di seluruh Bireuen. Dampaknya sejumlah kecamatan terjadi banjir genangan dan banjir luapan.

Informasi diperoleh Serambinews.com hujan deras menyebabkan terjadi banjir di sejumlah desa kawasan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, banjir disebabkan air dari perbukitan memasuki pemukiman warga menimpa kawasan Desa Alue Kupula.

Kadis Sosial Bireuen, Mulyadi SE melalui Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, Faisal Kamal S Sos kepada Serambinews.com mengatakan, data dihimpun Posko pengendali Tagana Bireuen, selain di Peusangan Siblah Krueng juga terjadi Desa Tanjong Selamat, Kecamatan, ketinggian air mencapai 30 cm.

Radio Syiar Tauhid Aceh Salurkan Paket Iftar dan Sedekah Uang Tunai

Horee, Sebentar Lagi ASN Pidie Terima THR Sekitar Rp 37 M, Ternyata 35 ASN tidak Diberikan, Mengapa?

Panen Raya, tak Bikin Petani Gembira, karena Harga Gabah Anjlok  

Kondisi lebih parah katanya adalah menimpa kecamatan Jeumpa di Desa Mon Mane, Abeuk Usong dan Blang Seupeng. Camat Jeumpa Bireuen, Tarmizi ST kepada Serambinews.com mengatakan, banjir disebabkan hujan deras dan meluapnya sejumlah saluran, selain Abeuk Usong, Mon Mane dan Blang Seupeng, banjir juga melanda desa Cot Meugo, Pulo Lawang, Teupok Tunong dan Teupok Baroh, ketinggian air mencapai 50 cm.

“Limpahan air dari sebelah selatan jalan menyebabkan puluhan rumah kawasan sebelah utara jalan tergenang banjir,” ujarnya.

Menjawab Serambinews.com berapa jumlah warga yang mengungsi, camat mengatakan belum mendapat data lengkap, mereka mengungsi ke rumah keluarga. Selain itu, kata Fausal banjir juga terjadi di Kota Juang, satu unit rumah roboh di Desa Blang Tingkeum karena derasnya hujan
yang disertai angin kencang.

Rumah yang roboh kata Faisal milik Ti Halimah, rumah tersebut ditempati bersama dua anaknya, mereka saat ini mengungsi ke rumah orang tua.

“Tim Tagana dan relawan masih melakukan pendataan di sejumlah kecamatan,” ujar Faisal sekitar pukul 21.30 WIB, Senin (11/05/2020).(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved