Jumat, 15 Mei 2026

Aksi Ketua DPRK Banda Aceh Saat Banjir, Bantu Warga Hingga Cek Drainase

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, bersama Wali Kota Aminullah Usman, meninjau sejumlah lokasi yang terdampak banjir akibat hujan deras

Tayang:
Editor: bakri
DOK HUMAS DPRK BANDA ACEH
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, membantu warga menarik sepeda motornya yang terjebak banjir di kawasan Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Jumat (8/5/2020). 

Karena itu, Farid mendorong Pemko Banda Aceh untuk mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan yang rendah dan saluran melalui dana Otsus tahun 2021 mendatang.

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, bersama Wali Kota Aminullah Usman, meninjau sejumlah lokasi yang terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis hingga Sabtu (7-9/5/2020). Tak hanya meninjau, Farid juga membantu warga yang terdampak dengan kerja nyata.

Aksi yang dilakukan Farid Nyak Umar antara lain membantu mengangkat sepeda motor milik warga yang terjebak banjir. Ia bersama pengurus partainya ikut membersihkan rumah warga yang terendam banjir di kawasan Batoh. Farid juga rajin meninjau saluran drainase yang menjadi penyebab banjir genangan dan luapan di Banda Aceh.

Bahkan, Farid bersama Wakil Ketua Usman, Ketua Komisi III, T Arief Khalifah, dan Sabri Badruddin, pada Senin (11/5/2020) melakukan survei kelayakan sistem drainase di kota tersebut.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengajak dua akademisi dari Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yaitu Prof Dr Azmeri ST MT dan Surya Bermansyah ST MT, untuk melakukan kegiatan tersebut di kawasan Jalan Mohammad Jam.

Farid mengatakan, banjir genangan dan luapan sudah sering terjadi di Banda Aceh ketika musim hujan. Menurutnya, penyebab utama seringnya banjir merendam ibu kota Provinsi Aceh ini adalah posisi jalan yang rendah serta saluran di kiri dan kanan jalan tidak berfungsi dengan baik karena tersumbat oleh sampah.

Karena itu, Farid mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan yang rendah dan saluran melalui dana otonomi khusus (Otsus) tahun 2021 mendatang. "Kita mendorong pemerintah untuk mempercepat peningkatan badan jalan dan pembangunan saluran drainase yang memadai menggunakan dana otsus tahun depan," ungkap Farid Nyak Umar.

Hal tersebut, menurut Farid, perlu segera ditindaklanjuti. Sehingga, bila banjir seperti beberapa hari lalu terjadi kembali, Banda Aceh sudah siap mengantisipasinya, terutama untuk beberapa jalan protokol dan pusat kota yang menjadi langganan banjir. Untuk mengantisipasi terulangnya banjir, Farid juga mengajak masyarakat untuk rajin membersihkan saluran dan membudayakan gotong royong. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, ia yakin masalah banjir dapat diselesaikan.

Sementara itu, akademisi Fakultas Teknik Unsyiah, Prof Azmeri, setelah meninjau beberapa drainase, kemarin, mengatakan, banjir yang terjadi di Banda Aceh beberapa hari lalu harus dilihat dari hulu sampai ke hilir. Berdasarkan faktor alam, sebutnya, memang curah hujan sangat tinggi yaitu mencapai 287 milimeter per hari dan itu termasuk hujan super ekstrem. Tapi, sambungnya, walau sumber hujan besar, bila didukung oleh sistem drainase dan pompa yang baik, maka genangan aiar bisa diminimalisir.

Untuk menghindari banjir, menurut Azmeri, harus diperbaiki outlet drainase. "Seperti yang kita lihat di depan ruko, outlet sangat sedikit, kurang besar, dan jaraknya terlalu berjauhan. Sehingga waktu kosentrasi air dari lahan menuju saluran terlalu lama, apalagi debit airnya sangat besar," ujar Prof Azmeri.

Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banda Aceh, Jalaluddin, juga mengakui, selain disebabkan oleh hujan lebat yang merata, banjir di Banda Aceh terjadi karena banyak saluran yang tersumbat. Ia juga menduga, masyarakat selama ini tidak begitu peduli dengan kondisi tersebut. “Hal ini perlu kami cek kembali. Kemudian, di atas saluran ada bangunan orang jualan. Sehingga bisa menjadi penyebab aliran air dalam drainase melambat dan akhirnya menggenangi pemukiman,” tutup Jalaluddin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved