Berita Aceh Besar
Banjir Surut, Seluruh Pengungsi di Aceh Besar Kembali ke Rumah
“Airnya sudah surut, mereka langsung pulang ke rumah untuk membersihkan rumah. Sekarang sudah tidak ada lagi yang berada di posko pengungsian,”
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
“Airnya sudah surut, mereka langsung pulang ke rumah untuk membersihkan rumah. Sekarang sudah tidak ada lagi yang berada di posko pengungsian,” ujar Farhan.
Laporan Muhammad Nasir I Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Banjir yang melanda wilayah Banda Aceh – Aceh Besar dalam beberapa hari terakhir, mulai surut.
Hampir seribuan warga Aceh Besar yang sebelumnya mengungsi di sejumlah titik di wilayah tersebut, kini sudah kembali ke rumah masing-masing.
Hal itu seiring semakin surutnya banjir dan terbukanya lagi akses kendaraan ke permukiman.
Ratusan warga Gampong Reuloh, Kecamatan Ingin Jaya yang mengungsi di sejumlah rumah tetangganya, menjadi kelompok pengungsi terakhir yang kembali ke rumah, Rabu (13/5/2020).
Mereka telat kembali, karena harus menunggu air surut dan membersihkan hingga menjemur barang-barang yang terendam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh Besar, Farhan AP kepada Serambinews.com mengatakan, di Aceh Besar terdapat hampir seribu jiwa yang mengungsi di sejumlah lokasi.
• Bayar THR untuk Pensiunan, Taspen Lhokseumawe Siapkan Rp 64 Miliar
Saat ini mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.
Posko pengungsian di SD Negeri Garot Ketapang, Kecamatan Darul Imarah sebagai tempat penampungan pengungsi terbesar saat ini sudah kosong.
“Airnya sudah surut, mereka langsung pulang ke rumah untuk membersihkan rumah. Sekarang sudah tidak ada lagi yang berada di posko pengungsian,” ujar Farhan.
Kata Farhan, beberapa pengungsi lainnya yang selama berada di Krueng Kala Lhoong, Villa Buana Gradenia, Lampasie Engking, Puni, Peukan Bada, hingga Ulee Tui juga sudah kembali di rumah.
Sejumlah logistik dan sembako, juga masih banyak tersisa di posko pengungsian Garot.
• Ketua Pengadilan Singkil Tinjau Lokasi Sidang di Subulussalam
Sehingga oleh pihak terkait, logistik yang masih banyak itu, segera dibagikan ke seluruh warga setempat yang terdampak banjir.
“Banyak barang-barang sembako di posko akan dibagikan, kemarin kan tidak semua warga mengungsi ke posko, ada juga ke rumah tetangga, tapi barang sembako itu akan dibagikan rata ke semua warga yang terdampak,” ujarnya.
Farhan AP menyampaikan, dalam beberapa hari ke depan intensitas hujan masih akan turun di wilayah Aceh Besar.
Namun prediksi pihak BMKG, intensitas hujan yang turun memang tidak sederas seperti seminggu sebelumnya.
Namun ia meminta warga tetap waspada, terhadap hujan yang ada kemungkinan kembali terjadinya banjir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kondisi-jalan-t-nyak-makam-lampineung-saat-banjir-melanda-wilayah-banda-aceh.jpg)