Breaking News:

Berita Langsa

FPRM Minta Menteri PUPR Tolak Surat Plt Gubernur Aceh yang Minta Batalkan Pembebasan Lahan Jalan Tol

Dalam surat itu, Plt Gubernur Aceh meminta Menteri PUPR RI menunda tahapan persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Bijai–Langsa.

hand over dokumen pribadi
Nasruddin, Ketua FPRM 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Forum Pembela Rakyat Miskin (FPRM), meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono, menolak surat yang disampaikan Plt Gubernur Aceh. 

Surat Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, tertanggal 20 April 2020, Plt Gubernur Aceh meminta Menteri PUPR RI u.p Dirjen Bina Marga, agar menunda tahapan persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Bijai – Langsa, alasannya pandemi covid-19. 

"Saya menilai surat Plt Gubernur Aceh itu tak perlu ditanggapi oleh Menteri PUPR, karena kelanjutan pembangunan jalan tol ini menjadi pembangunan piroritas Presiden Jokowi," ujar Ketua FPRM, Nasruddin, Kamis (14/05/2020). 

Apalagi, tambah Nasruddin, pembangunan jalan tol bukan bersumber dari APBA tapi menggunakan anggaran yang bersumber dari penyertaan modal negara dan pinjaman perbankan.

Aceh secara umumnya sangat diuntungkan dengan adanya jalan tol ini, ketika Pemerintah Pusat sekarang hendak membangunnya mengapa harus dihalangi. 

Alasan Plt meminta pembatalan pembentukan tim pembebasan lahan jalan tol Langsa - Binjai, karena pandemi covid-19 terlalu berlebih. 

Jangan hanya gara-gara covid-19, semua pembangunan garua ditunda. Pemikiran itu sangat keliru, sehingga langkah diambil Plt Gubernur langkah yang terlalu cemas. 

Untuk penanganan covid-19, bukan Plt Gubernur saja yang bekerja, semua kabupaten/kota juga bekerja maksimal, berti Pemerintah Aceh tidak sendiri.

Maka, Plt Gubernur jangan terlalu cemas, walaupun sekarwng masa covid-19. Pembangunan jalan tol yang menjadi program nasional jangan dihalangi, biar pembangunan itu berjalan, sehingga bisa dirasakan masyarakat Aceh ke depannya.

Apalagi baru sekarang pembangunan bertaraf nasional asa di Aceh, dan Aceh masih jauh tertinggal akibat konflik senjata berkepanjangan akibat ketidak adilan Pemerintah Pusat sebelumnya. 

Nasruddin juga merasa curiga atas langkah diambil Plt Gubernur ini menunda atau membatalkan pembangunan jalan tol ruas Kota Langsa - Binjai Sumut, apakah karena ada sentimen tersendiri untuk Langsa. 

"Kita harap Plt Gubernur tidak ada sentimen pribadi kepada Kota Langsa. Maka, pembangunan jalan tol Langsa - Binjai harus kita dukung agar terus berjalan supaya cepat selesai dan bisa dimanfaatkan rakyat Aceh," imbuh Nasruddin.(*)

Mirisnya Kehidupan Warga Hong Kong di Apartemen Kumuh, Toilet dan Dapur di Satu Ruangan

India Minta Pemerintah Malaysia Ekstradisi Dr Zakir Naik

VIDEO - Banjir Bandang Terjang Bener Meriah, 4 Jembatan Putus dan 85 KK Terisolir

Polisi Gadungan Tipu 2 Anak SMP, Bawa Korban dengan Sepeda Motor, Kedoknya Malah Terbongkar

Penulis: Zubir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved