Breaking News:

Viral Medsos

Viral, Telur Penyu Dijual Bebas Lewat Platform Belanja Online di Malaysia

Fakta terungkap, telur-telur penyu itu bukan hanya dijual lewat platform belanja online, ternyata telur itu juga dijual bebas melalui Facebook.

Turtle Conservation Society of Malaysia @TCSMsia
Telur penyu yang dijual lewat platform belanja online 

SERAMBINEWS.COM - Telur-telur penyu masih dianggap sebagai makanan lezat di beberapa negara, salah satunya di negara Malaysia.

Meskipun makhluk-makhluk ini menjadi sangat terancam dan telah dilindungi, namun perdagangan telur masih terus terjadi.

Telur penyu yang diperdagangkan tersebut sebagian besar telur penyu hijau (Chelonia mydas) dan sedikit penyu sisik (Eretmochelys imbricate).

Yang lebih disayangkan adalah kenyataan bahwa orang menemukan cara untuk menjual telur penyu ini melintasi batas negara meskipun pemberlakuan pembatasan pergerakan atau MCO di Malaysia masih aktif.

Merespon penjualan lewat platform belanja online semakin marak, pihak Turtle Conservation Society of Malaysia (TCSM) atau Lembaga Konservasi Penyu Malaysia mengambil tindakan tegas.

Pihak TCSM telah memamerkan foto telur penyu dan membagikannya di akun twitter mereka, @TCSMsia pada 13 Mei lalu.

Sempat Viral dan Dianggap Lelucon, Kini Masker Bra Berenda Terjual Laris di Jepang

Pihak TCSM mengunggah foto-foto dan menunjukkan jika telur-telur penyu itu dijual melalui platform belanja online, mereka sambil mendesak platform ini untuk menyaring apa yang dijual melalui saluran mereka.

Dalam unggahannya, pihak TCSM menulis,

Ya Tuhan! Musim MCO ini adalah saat banyak kura-kura induk bertelur. Tapi kita sebagai manusia hanya ingin menjual dan membeli telur penyu. Tidak masalah, apakah kura-kura hidup atau punah. Selama kita bisa makan dulu. Kami berharap platform belanja online menyaring pelanggan mereka. " tulis akun twitter @TCSMsia, (13/5/2020).

Dilansir dari World of Buzz, dikatakan jika platform online merasa semakin sulit untuk menyaring jenis akun ini.

Halaman
12
Penulis: Firdha Ustin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved