Luar Negeri

Arab Saudi Catat Korban Harian 2.307 Orang, Terbanyak di Jeddah, Satu Keluarga Dokter Positif Corona

Menteri Kesehatan (Menkes) Arab Saudi pada Jumat (15/5/2020) malam kembali mengumumkan jumlah korban virus Corona harian yang terus meningkat.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Twitter
Dr Omar Hafiz bersama ibunya yang positif virus Corona di salah satu rumah sakit Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH – Menteri Kesehatan (Menkes) Arab Saudi pada Jumat (15/5/2020) malam kembali mengumumkan jumlah korban virus Corona harian yang terus meningkat.

Dalam laporan harian terbaru korban virus Corona Arab Saudi, tercatat 2.307 orang ditemukan pada Jumat (15/5/2020) dengan sembilan orang meninggal dunia.

Dilansir ArabNews, Jumat (15/5/2020) malam, dari kasus baru, hasil skrining cepat, 444 orang tercatat di Jeddah, 443 di Mekkah, 419 di Riyadh, 152 di Madinah, 148 di Dammam dan 128 di Al-Hafof.

Dari jumlah tersebut, warga Arab Saudi yang positif virus Corona sebanyak 41 persen dan 59 persen merupakan pasien non-Saudi.

Ruang rawat pasien virus Corona dipersiapkan di rumah sakit lapangan di Mekkah, Arab Saudi pada 13 Mei 2020.
Ruang rawat pasien virus Corona dipersiapkan di rumah sakit lapangan di Mekkah, Arab Saudi pada 13 Mei 2020. (AFP/Bandar al-DANDANI)

Kementerian kesehatan juga mengumumkan 2.818 pasien virus Corona sembuh.

Ssehingga jumlah pasien yang telah pulih dari virus Corona menjadi 21.869 orang.

Pejabat Kemenkes Arab Saudi mengatakan sudah lebih dari setengah juta orang dites virus hingga Jumat (15/5/2020).

Keluarga Dokter Positif Virus Corona

Sementara itu, seorang dokter Saudi harus membayar mahal karena berada di garis depan perjuangan Kerajaan melawan pandemi COVID-19.

Dia bersama seluruh anggota keluarganya dinyatakan positif virus Corona.

"Aku tidak pernah membayangkan akan menyakiti ibuku dan saudara-saudaraku.”

“Aaku jga tidak pernah bisa membayangkan suatu hari nanti, kita semua akan berada di rumah sakit karena aku!" kata dokter Omar Hafiz di Twitter.

“Saya merasa bersalah karena menularkan virus kepada ibu dan saudara saya.”

“ Ya Tuhan, aku hanya meninggalkan rumah untuk melayani dan membantu orang-orang, untuk mendapatkan rahmat-Mu kepada kami dan menyembuhkan kami sepenuhnya. "

Dia juga berbagi dua foto, salah satu dari dirinya mengenakan masker sembail mengacungkan jempol dan yang lain ibunya menutupi kepala dengan jilbab dan membaca Quran.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved