Banjir Luapan
Krueng Meurah Meluap, Rumah Warga Lam Ara Tunong Kuta Malaka Terendam
"Selain hujan yang begitu deras, debit air yang turun dari pergunungan tidak mampu ditampung oleh Krueng Meurah...
Penulis: Misran Asri | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Misran Asri | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Tiga rumah warga di Gampong Lam Ara Tunong, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, terendam banjir setelah air dari Krueng Meurah meluap akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, Sabtu (16/5/2020) sore.
Ketiga rumah warga yang terendam banjir luapan dan berdekatan dengan aliran Krueng Meurah, di Gampong Lam Ara, itu masing-masing milik Abdul Majid (48) yang terdapat dua kepala dua keluarga dan dihuni enam jiwa.
Lalu, rumah Mariah (55) yang tinggal sendiri di rumahnya, serta Rasyidah (49) yang dihuni satu kepala keluarga dan empat jiwa.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP mengatakan banjir luapan dari Krueng Meurah atau air terjun Kuta Malaka itu akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian besar Aceh Besar sepanjang sore kemarin, dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.
"Selain hujan yang begitu deras, debit air yang turun dari pergunungan tidak mampu ditampung oleh Krueng Meurah, sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga di Gampong Lam Ara Tunong, khususnya rumah warga yang berdekatan dengan sungai tersebut," kata Farhan.
Untuk ketinggian air yang menggenangi permukiman warga, tambah petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Maswani, tingginya mencapai 30 sampai 40 cm.
"Banjir luapan dari Krueng Meurah itu juga ikut merendam sebahagian besar halaman rumah dan areal persawahan dan lahan pertanian milik warga yang juga ikut terendam, serta terkikisnya biram jalan penghubung desa," sebut Maswani.
Banjir luapan dari Krueng Meurah tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan baru surut sekitar pukul 21.30 WIB tadi malam.
"Tim BPBD Aceh Besar yang mendapat informasi langsung menuju ke lokasi untuk membantu dan melakukan penanganan serta pendataan. Lalu memonitor area yang terdampak banjir tersebut. Untuk saat ini masyarakat sudah membersihkan rumahnya yang tergenang banjir luapan," terang Maswani.
Ia pun kembali menekankan imbauan dari Kalaksa BPBD Aceh Besar, agar masyarakat selalu meningkatkan kehati-hatian, terutama dalam perjalanan lintas barat saat hujan, dikarenakan rawan lonsor.
Masyarakat diminta tetap selalu waspada karenakan masih berpotensi hujan dalam intensitas lebat diserta angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang, demikian Maswani.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-luapan-lhoong.jpg)