Kamis, 30 April 2026

Berita Bireuen

Menjelang Subuh, Sungai Desa Blang Guron Meluap Mengakibatkan Banjir, Rumah dan Sawah Terendam

Puluhan rumah dan ratusan hektar sawah di Desa Blang Guron dan sekitarnya, terendam banjir, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Tayang:
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Nur Nihayati
Kiriman Akmal Rusli
Sungai Desa Blang Guron, Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Aceh, tiba-tiba meluap, sehingga mengakibatkan banjir, Minggu (17/5/2020). SERAMBINEWS.COM/Foto Kiriman Akmal Rusli. 

Puluhan rumah dan ratusan hektar sawah di Desa Blang Guron dan sekitarnya, terendam banjir, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sungai Desa Blang Guron, Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Aceh, tiba-tiba meluap, sehingga mengakibatkan banjir, Minggu (17/5/2020).

Puluhan rumah dan ratusan hektar sawah di Desa Blang Guron dan sekitarnya, terendam banjir, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Akmal Rusli, pemuda Desa Blang Guron, kepada Serambinews.com, Minggu (17/5/2020) mengatakan, saat air sungai meluap, dirinya langsung melihat ke lokasi.

Katanya, air sungai mulai meluap sekitar pukul 04.50 WIB dan menerjang perkampungan atau permukiman penduduk.

"Meluapnya sungai Desa Blang Guron, karena kiriman banjir bandang dari Kecamatan Sawang Aceh Utara dan sekitarnya," kata Akmal Rusli.

Akmal juga menghimbau kepada warga Desa Blang Guron dan sekitarnya, agar tetap waspada dengan kondisi air sungai yang terus meluap ke permukiman penduduk, karena khawatir akan terjadi banjir bandang.

Dua Pemain Parma Positif Corona, Liga Italia Terancam Tak Bisa Dimulai Lagi 13 Juni

Jane Shalimar Keguguran, Ciuman Terakhir untuk Calon Bayinya dan Meminta Maaf Pada Sang Suami

Ibu Ini Potong 4 Jari dan Buang ke Parit, Berharap Dapat Asuransi Malah Terancam 7 Tahun Penjara

Terang Akmal, meluapnya sungai Desa Blang Guron, karena belum adanya tanggul pengaman tebing sungai, sehingga air sungai meruah ke perkampungan.

"Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen atau Pemerintah Aceh, dapat menjadi perhatian khusus dalam menangani banjir ini, serta segera membangun tanggul tebing sungai," harap Akmal Rusli.

Hal senada juga diharapkan Keuchik Desa Blang Guron, Hidayatus Siddiq.

"Kami sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bireuen, segara membangun tanggul pengaman tebing sungai di Desa Blang Guron, agar air sungai tidak menerjang desa kami lagi," pinta Hidayatus Siddiq. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved