Selasa, 14 April 2026

Berita Banda Aceh

Artaframe Rilis Single Religi, Dinyanyikan Dua Anggota Polri dan Qariah Aceh

Dua anggota Polri di jajaran Polda Aceh merilis sebuah single religi berjudul 'Pintu Taubat'. Lagu tersebut dirilis di akun Youtube

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Dua anggota Polri di jajaran Polda Aceh merilis sebuah single religi berjudul 'Pintu Taubat'. Lagu tersebut dirilis di akun Youtube ARTA FRAME pada Minggu (17/5/2020) 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dua anggota Polri di jajaran Polda Aceh merilis sebuah single religi berjudul 'Pintu Taubat'.

Lagu tersebut dirilis di akun Youtube ARTA FRAME pada Minggu (17/5/2020).

Pintu Taubat diproduseri oleh Riza Amoba melalui Artaframe.

Menurut Riza, lagu itu dinyanyikan oleh tiga penyanyi Aceh. Dua di antaranya adalah anggota Polri.

Viral Perawat Hamil 4 Bulan Positif Corona Dievakuasi Petugas, Rekannya Menangis dan Terduduk Lemas

Dua penyanyi yang merupakan anggota Polri, yaitu Nabhani Akbar yang bertugas di bidang SDM Polda Aceh dan Rauzy di Satlantas Aceh Besar.

Sedangkan satu penyanyi lagi adalah seorang qariah asal Kota Langsa, bernama Lailissa'adah.

"Nabhani Akbar, Rauzy, dan Lailissa'adah menyanyikan lagu ini dengan sempurna. Semoga menjadi renungan bagi kita semua di akhir Ramadhan ini," kata Riza.

Kadis Syariat Islam dan WH Langsa Tertibkan Warga Main Domino dan Billiar

Bassist Amoba Band ini juga menjelaskan, 'Pintu Taubat' diciptakan oleh pemuda Lhoong, Aceh Besar bernama M Aulia atau yang dikenal dengan nama panggilan Sipok.

"Lagu ini kebetulan kita produseri melalui Artaframe," tambah Riza.

Untuk pengambilan gambar dalam lagu itu, Riza mengambil lokasi syuting di Masjid Tuha Indrapuri dan Gampong Genteut Kecamatan Lhoong.

"Tentunya dalam pengharapan video klip juga kita libatkan masyarakan gampong setempat," katanya.

Lebih lanjut Riza menjelaskan, lagu ini merupakan karya perdana di akun Artaframe.

Ia mengharapkan, single ini bisa memiliki ruang di masyarakat Aceh.

Sementara M Aulia (Sipok) selaku penulis lagu menjelaskan, lagu ini merupakan representatif manusia sebagai hamba yang hina dan penuh dosa.

THR PNS Bireuen Dibayar Besok, Ini Jumlah Totalnya

"Kita selalu mengharapkan terbukanya pintu taubat. Pesan dari lagu ini adalah kapan pun dan apapun masa lalu kita, pintu taubat tetap terbuka untuk kita," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved