Liga Inggris

Kejayaan Manchester United Mulai Redup Sejak Kepergian Pelatih Legendaris Sir Alex Ferguson

Setelah 26 tahun melatih Manchester United, Sir Alex Ferguson memutuskan untuk menutup kariernya dengan mempersembahkan gelar Liga Inggris ke-20 bagi

Editor: Ansari Hasyim
Mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson (kiri) bersama David Beckham. 

SERAMBINEWS.COM - Eks bintang Manchester United, Robin van Persie, mengatakan bahwa Manchester United menjadi klub yang berbeda setelah kepergian Sir Alex Ferguson.

Robin van Persie mengklaim tren kemenangan Manchester United hancur ketika Sir Alex Ferguson mengundurkan diri sebagai pelatih pada 2013.

Setelah 26 tahun melatih Manchester United, Sir Alex Ferguson memutuskan untuk menutup kariernya dengan mempersembahkan gelar Liga Inggris ke-20 bagi klub.

Ia merupakan pelatih legendaris tim berjulukan Setan Merah dengan torehan 13 gelar juara Liga Inggris, lima Piala FA, empat Piala Liga, dan dua gelar Liga Champions.

Penyerang Manchester United, Mason Greenwood (kiri), merayakan gol yang dicetak ke gawang Astana dalam laga Grup L Liga Europa di Stadion Old Trafford, Kamis (19/9/2019).
Penyerang Manchester United, Mason Greenwood (kiri), merayakan gol yang dicetak ke gawang Astana dalam laga Grup L Liga Europa di Stadion Old Trafford, Kamis (19/9/2019). (twitter/manutd)

Di era kepemimpinan Ferguson, Manchester United memiliki pemain top mulai dari David Beckham, Wayne Rooney, Robin van Persie, hingga Cristiano Ronaldo.

Van Persie sendiri memainkan peran sentral dalam kesuksesan meraih gelar terakhir Ferguson bersama Manchester United.

Investor Siap Gelar Duel, Ini Daftar Petinju yang Bakal jadi Lawan Mike Tyson di Atas Ring

Hasil Lengkap Pertandingan Bundesliga - Bayern Muenchen Unggul 4 Poin Puncaki Klasemen Sementara

Ia menilai ada perbedaan pada klub setelah Ferguson mengundurkan diri.

Van Persie tak hanya menyoroti perubahan Manchester United dalam hal permainan, tetapi juga dalam budaya klub.

"Saya bisa melihat sejak hari pertama kembali ke latihan pramusim setelah Ferguson pergi bahwa itu adalah Manchester United yang berbeda," kata Van Persie seperti dilansir BolaSport.com dari BT Sport.

"Banyak hal berubah, bukan hanya pelatih. Para pemain diminta untuk mengirim pesan di media sosial dan itu adalah sesuatu yang tak pernah kami lihat ketika Ferguson ada di sana."

"Anda bisa melihat ada lebih banyak barang komersial di klub dan para pemain terlibat. Ferguson tidak akan menyukainya, tetapi tiba-tiba terasa berbeda."

"Rasanya seperti budaya berbeda dan itu mungkin berkontribusi pada apa yang kami lihat di lapangan."

"Mereka menjauh dari apa yang berhasil diraih dan apa yang telah kita lihat pada tahun-tahun berikutnya akan membuat Anda percaya itu bukan keputusan yang baik," ucap figur yang memperkuat Man United selama tiga musim ini.

Perginya Ferguson dari Manchester United bertepatan dengan hengkangnya David Gill sebagai CEO klub.

Van Persie percaya revolusi di luar lapangan sama pentingnya dengan perubahan di dalamnya.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved