Senin, 20 April 2026

Luar Negeri

MA Arab Saudi Umumkan Idul Fitri Jumat Malam, Astronomi UEA Pastikan Minggu

Mahkamah Agung (MA) Arab Saudi akan mengumumkan jatuhnya hari raya Idul Fitri 1441 H atau 1 Syawal pada Jumat (22/5/2020) malam

Editor: M Nur Pakar
Foto:The National
Seorang warga mencoba melihat hilal atau bulan baru di kawasan gurun pasir Uni Emirat Arab 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Mahkamah Agung (MA) Arab Saudi akan mengumumkan jatuhnya hari raya Idul Fitri 1441 H atau 1 Syawal pada Jumat (22/5/2020) malam.

MA meminta penduduk untuk ikut melihat hilal bulan pada hari Jumat, lapor kantor berita SPA, Rabu (20/5/2020) malam.

Bulan baru akan menandakan dimulainya Syawal, bulan kesepuluh dalam kalender Islam, akhir Ramadhan dan awal Idul Fitri.

Mahkamah Agung meminta semua Muslim yang melihat bulan dengan mata kepala sendiri atau dengan peralatan khusus untuk mendaftarkan penampakan itu ke kantor syariah terdekat.

Sedangkan Komite penglihatan bulan Uni Emirat Arab (UEA) juga mengumumkan pertemuan virtual pada Jumat (20/5/2020) untuk meihat bulan baru.

Pengadilan Syariah di negara itu akan memberi tahu komite jika juga melihat sesuatu.

Jika bulan baru muncul pada Jumat (20/5/2020) malam, maka Idul Fitri akan dimulai pada Sabtu (23/5/2020).

Kalau tidak, itu akan dimulai setelah hari ke-30 Ramadhan, yang berarti pada hari Minggu (24/5/2020).

Panitia, yang diketuai oleh Sultan Al Badi, Menteri Kehakiman UEA akan bertemu melalui konferensi video setelah shalat Maghrib untuk mencari bulan pada 29 Ramadhan dan membahas dimulainya bulan baru.

Pengadilan syariah di seluruh negeri juga akan menindaklanjuti dan menginformasikan komite tentang setiap penampakan.

Jika bulan baru terlihat, Idul Fitri akan segera dimulai., tetapi jika tidak,, maka Idul Fitri akan dirayakan pada hari berikutnya.

Pada Rabu (20/5/2020, menteri memerintahkan komite untuk dibentuk dan mengatakan akan bertemu secara virtual karena virus Corona.

Namun, Idul Fitri akan jatuh pada hari Sabtu atau Minggu, tergantung Ramadhan akan berlangsung 29 atau 30 hari.

Sebaliknya, para astronom dari Pusat Astronomi Internasional, yang berbasis di Abu Dhabi, UEA pada Senin (18/5/2020) memastikan Idul Fitri akan jatuh pada hari Minggu (24/5/2020).

Mohammed Odeh, direktur pusat itu, mengatakan bahwa melihat bulan baru akan mustahil di semua negara Islam karena terbenamnya bulan di depan matahari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved