Luar Negeri

Putrinya Tewas Ditembak di Inggris: 'Saya Pikir Kami Aman Disini”

Seorang mahasiswi Lebanon tewas terkena tembakan yang dilepaskan oleh sejumlah pria bersenjata dari satu mobil di Inggris utara pada Minggu (17/5/2020

Putrinya Tewas Ditembak di Inggris: 'Saya Pikir Kami Aman Disini”
Foto: Lancashire Police
Mahasiswi Lebanon, Aya Hachem saat masih hidup

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang mahasiswi Lebanon tewas tertembak yang dilepaskan oleh sejumlah pria bersenjata dari satu mobil di Inggris utara pada Minggu (17/5/2020).

Sang ayah mengatakan: “Saya pikir keluarga saya akan aman di Inggris.”

Aya Hachem yang berusia 19 tahun tewas ditembak di dada ketika pergi untuk membeli bahan makanan di sebuah supermaker Blackburn pada Minggu (17/5/2020).

Polisi Inggris telah menangkap 11 orang sebagai bagian dari penyelidikan pembunuhan tersebut, delapan di antaranya diduga melakukan pembunuhan.

Pengadilan Inggris pada Kamis (21/5/2020) memberi polisi waktu ekstra untuk menanyai tiga pria yang ditangkap pada Selasa (19/5/2020).

Detektif mengatakan Aya, yang sedang belajar hukum di universitas ingin menjadi seorang pengacara, tetapi bukanlah target yang dituju para penembak itu.

Aya Hachem, mahasiswi semester dua Fakulas HUkum Universitas Salford
Aya Hachem, mahasiswi semester dua Fakulas HUkum Universitas Salford (Foto: Lancashire Police)

Ayahnya Ismail, yang tiba dengan keluarganya di Inggris sebagai pengungsi dari Lebanon sekitar 10 tahun lalu mengatakan mimpinya telah dihancurkan oleh kematian putrinya.

"Kurasa aku akan aman di sini ... di kota kecil ini. Tidak ada masalah besar, ”katanya kepada BBC.

“Semua mimpiku adalah Aya. Semuanya Aya,” katanya dengan nada sedih.

“Dia punya mimpi besar.”

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved