Selasa, 21 April 2026

Luar Negeri

Warga Thailand Percaya Patung 'Anak Emas' Bawa Keberuntungan

Sebagian warga Thailand meyakini patung 'Anak Emas' dapat membawa keberuntungan. Dalam Islam tentunya sangat dilarang, karena bertentangan dengan

Editor: M Nur Pakar
AFP / Lillian SUWANRUMPHA
Orang tua di Thailand memuliakan kekuatan perlindungan dari patung 'Anak Emas' 

SERAMBINEWS.COM, BANGKOK - Sebagian warga Thailand meyakini patung "Anak Emas" dapat membawa keberuntungan.

Dalam Islam  sangat dilarang, karena bertentangan dengan syariat Islam.

Tetapi, lain halnnya orang tua Thailand , patung 'Anak Emas' dari tanah liat bercampur abu dikremasi atau dibakar untuk dijadikan patung.

Seorang biksu Thailand mengucapkan mantra untuk mengundang roh-roh ke dalam patung "Anak Emas."

Sebagian besar warga Thailand beragama Buddha, tetapi kepercayaannya masih terkait dengan animisme dan takhayul, terutama di kalangan generasi yang lebih tua yang menghormati kekuatan pelindung patung-patung itu.

Dipahat dengan posisi sedang berdoa, patung-patung bermata lebar secara tradisional sepenuhnya dibentuk oleh tanah liat dan abu.

Patung 'Anak Emas' Thailand diyakini membangkitkan semangat anak-anak.
Patung 'Anak Emas' Thailand diyakini membangkitkan semangat anak-anak. (AFP / Lillian SUWANRUMPHA)

Tampil di Tengah Covid-19, Penari Kuil Erawan di Thailand Kenakan Pelindung Wajah Transparan

Seekor Kucing di Thailand Ditangkap Polisi Karena Langgar Aturan Lockdown

Kisah PSK di Thailand saat Lockdown Cegah Virus Corona, Terpaksa Ambil Risiko demi Kebutuhan Hidup

Kolektor 'Anak Emas' Wanchai Pongsompetch memegang salah satu patung di rumahnya di utara Bangkok, Thailand, Jumat (22/5/2020).
Kolektor 'Anak Emas' Wanchai Pongsompetch memegang salah satu patung di rumahnya di utara Bangkok, Thailand, Jumat (22/5/2020). (AFP / Lillian SUWANRUMPHA)

Saat ini ada yang terbuat dari cetakan logam, dan irisan tanah liat dan abu dihaluskan eebagai dasar gambar.

Di kuil Sam Ngam di provinsi Nakhon Pathom, tepat di utara Bangkok, Saneh Sumetho dan rekan-rekan biksunya menulis kata-kata Sanskerta di setiap patung.

Kemudian, meneteskan minyak suci pada wajah emas seperti anak kecil, dan "membaca mantra" sebelum mengirimnya untuk keluarga barunya.

Orang-orang percaya patung itu mengandung semangat anak yang nyata dan harus diperlakukan dengan hormat.

Patung-patung baru dijual antara 500 hingga 2.000 baht atau 15-sampai 62 dolar, jika dirupiahkan antara Rp 223 ribu sampai Rp 921 ribu untuk satu patung.

Tetapi peninggalan lama dapat berharga puluhan ribu dolar AS.

Kolektor eksentrik, Wanchai Pongsompetch, telah mengumpulkan 10.000 boneka dan patung.

"Saya menyembah patung Golden Son, hal-hal baik telah terjadi dalam hidup saya," klaim aktor TV populer Thailand itu kepada AFP, Jumat (21/5/2020)

"Alasan aku memiliki segalanya hari ini adalah karena mereka," katanya.

Minuman bersoda, permen lolipop raksasa, dan pesawat mainan dan mobil ditempatkan sebagai persembahan untuk boneka 'Anak Emas'
Minuman bersoda, permen lolipop raksasa, dan pesawat mainan dan mobil ditempatkan sebagai persembahan untuk boneka 'Anak Emas' (AFP / Lillian SUWANRUMPHA)

Rumah dua lantainya yang luas di Provinsi Nonthaburi, utara Bangkok dipenuhi dengan beragam patung dan boneka dengan berbagai ukuran, warna, dan ekspresi.

Soda, permen lolipop raksasa, dan pesawat mainan dan mobil ditempatkan sebagai persembahan untuk boneka, dan Wanchai, memakai masker wajah saat berdoa dengan sungguh-sungguh .

Wanchai percaya Anak Emasnya sangat membantu selama pandemi virus Corona ini.

"Boneka-bonekanya akan memberitahuku untuk tidak keluar," katanya.

"Aku yakin mereka menjaga aku dan keluargaku aman," klaimnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved