Berita Pidie
Lima Bulan Jasa Medis di RSUD Sigli Belum Dibayar, Ini Besaran Jumlahnya
RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, Pidie belum membayar 1.600 tenaga medis yang bekerja di rumah sakit berplat merah tersebut
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, Pidie belum membayar 1.600 tenaga medis yang bekerja di rumah sakit berplat merah tersebut.
Jasa medis yang belum dibayar selama lima bulan terhitung, Januari hingga Mei 2020.
Untuk aktivitas pelayanan di rumah sakit labupaten tersebut tetap berjalan normal.
" Untuk Desember 2019 jasa medis telah kita bayar. Sementara jasa medis untuk Januari dananya telah masuk tinggal pembayaran," kata Direktur RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, dr Muhammad Yassir SpAn, kepada Serambinews.com, Selasa (30/5/2020).
Ia menyebutkan, sebenarnya pembayaran jasa medis tidak adanya kendala, hanya saja butuh proses.
Sebab, pembayaran klaim jasa medis itu harus didukung kinerja dokter, perawat, bidan dan petugas lainnya di rumah sakit.
• Aktivitas Terhenti Karena Lockdown, Jutaan Warga Brasil Teriak Kelaparan
" Jadi sekarang ini tenaga medis yang dibayar, mereka yang bekerja. Sementara tenaga medis yang tidak bekerja tidak mendapatkan jasa medis," ujarnya.
Ia menyebutkan, pengajuan klaim jasa medis mengikuti mekanisme, mulai dari penyiapan dokumen hingga verifikasi berkas juga kesepakatan bersama BPJS Kesehatan.
" Butuh waktu hampir dua bulan untuk persiapan berkas pengajuan ke BPJS.
Jasa medis jatah April tidak bisa dibayar Mei, semuanya butuh proses," jelasnya.
Ia menyebutkan, besaran jasa medis yang diterima 1.600 petugas medis di RSUD Sigli Rp 6 miliar hingga 8 miliar per bulan.
• Pemeriksaan Covid-19 di Aceh Gratis
Tapi, saat wabah Covid- 19 jatah jasa medis yang diterima tenaga medis Rp 3 miliar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/direktur-rsud-tgk-chik-di-tiro-sigli-muhammad-yassir-2020.jpg)