Berita Bireuen

Murid SDIT Azkiya Bireuen Finalis Olimpiade Sains Kuark, Ini Lombanya

“Babak penyisihan berlangsung 29 Februari lalu, kemudian semi final pada 25 April 2020 lalu,” ujar Ridhwan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Ahmad Suhail, peserta lomba 

“Babak penyisihan berlangsung 29 Februari lalu, kemudian semi final pada 25 April 2020 lalu,” ujar Ridhwan.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM- Seorang murid SDIT Azkiya, Bireuen bernama Ahmad Suhail (7) anak pasangan Drs Ridhwan dan Zakiah.

Dia beralamat di BTN Kupula Indah, Kota Juang Bireuen berhasil menjadi finalis OlimpiadeSains Kuark yang dimulai pada 29 Februari lalu,

Ahmad Suhail yang didampingi orang tuanya kepada Serambinews.com, Sabtu (30/05/2020) mengatakan, Kuark adalah komik sains di Indonesia yang ditertibkan untuk menumbuhkembangkan rasa cinta sains pada anak dan sebagai panduan belajar sains.

Beberapa waktu lalu penerbit komik tersebut mengadakan lomba mulai tingkat kabupaten.

“Babak penyisihan berlangsung 29 Februari lalu, kemudian semi final pada 25 April 2020 lalu,” ujar Ridhwan.

Dari ratusan peserta Ahmad Suhail dari Bireuen bersama satu lainnya dari Aceh Besar lolos ke tingkat nasional.

Rapid Test 10 Pekerja Asal Medan Gagal di Nagan Raya, Ini Penyebabnya

Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Banyak Manfaat bagi Kesehatan Tubuh, Simak Tata Cara Pelaksanaannya

Aisyahrani Ungkap Percakapan Pelaku Penyebar Video Syur Mirip Syahrini, Ada Artis yang Kenal

Dari rencana awal, para juara atau peserta yang lolos ke tingkat nasional sebagai finalis olimpiade akan berlangsung di Jakarta, karena covid-19 maka semua finalis seluruh Indonesia diberikan tugas proyek untuk diselesaikan di rumah masing masing

Penyelesaian tugas akhir dalam perlombaan tersebut divideokan serta di unggah ke youtube.

“Hasil kerja dari tugas yang diberikan, Ahmad Suhail masuk katagori finalis, dalam unggahan yotube, Ahmad Suhail memaparkan soal banjir, mengajak kumpulkan sampah organik dan sampah non organik.

Banyak sampah seperti botol air mineral yang bisa dijadikan pot
bunga, sampah sebagai pupuk tanaman.

Pemanfaatan sampah sangat membantu melestarikan lingkungan dan berbagai pesan lainnya.

Dalam unggahan youtube juga diperlihatkan kreativitasnya dalam memanfaatkan sampah sebagai pot bunga, bisa di unggah pada konten #OSKKuark#Proyek OSK,” Keberhasilan tersebut kata Ridwan tidak lepas dari keingintahuan anak-anak dan memanfaatkan media sosial sebagai media dan sarana pendidikan.

Disebutkan, komik sains Kuark menyajikan informasi sains dengan visualisasi yang apik, cerita yang menarik dan bahasa yang mudah dimengerti. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved