Berita Bireuen

Sate Matang Haji Syam Cureh, Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun Lalu, Setiap Hari Ramai Pengunjung  

Salah satu menu makanan khas di Kota Bireuen yang paling laris adalah sate matang Haji Syam Cureh. Warung sate matang ini sudah ada sejak puluhan..

SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Salah satu menu makanan khas favorit di Kota Bireuen yang paling laris, Sate Matang Haji Syam Cureh, Bireuen. 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Salah satu menu makanan khas di Kota Bireuen yang paling laris adalah sate matang Haji Syam Cureh.

Warung sate matang ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Lokasinya pun tidak pernah pindah, yaitu di Jalan Rel Kereta Api, tepatnya di depan atau di sebelah selatan Bank BNI 46 Cabang Bireuen.

Sate Matang Haji Syam Cureh namanya. Sejak dulu hingga kini setiap hari sangat ramai masyarakat yang menikmati Sate Matang Haji Syam tersebut.

Harganya pun sangat terjangkau yaitu Rp 3.000 per tusuk sate ditambah dengan kuah soto daging lembu yang sangat terasa enaknya serta bumbu kacang yang sudah dihaluskan dan dimasak.

Biasanya setiap masyarakat yang menikmati sate matang Haji Syam Cureh itu, tetap dimakan dengan sepiring nasi putih.

Banyak masyarakat yang makan bersama keluarga dan teman-temannya di warung sate itu, dan ada juga yang membeli bungkus membawa pulang ke rumah untuk keluarganya.

Warga yang membeli bungkus sate matang ini, juga rela antrian di depan gerobak sate tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved