Breaking News:

Berita Aceh Barat

YARA Saran Sebagian Dana Covid-19 Diminta Dialihkan Untuk Tangani Bencana Abrasi di Meulaboh

menyisihkan sebagian dana Covid-19 guna penanganan bencana abrasi pantai di kawasan Ujong Kalak, Gampong Pasir dan Suak Ribee

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Kondisi rumah warga di Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (30/5/2020), telah terkikis gelombang laut. 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta adanya kebijakan Pemerintah Aceh Barat untuk ikut menyisihkan sebagian dana Covid-19 guna penanganan bencana abrasi pantai di kawasan Ujong Kalak, Gampong Pasir dan Suak Ribee.

Bencana abrasi salah satu hal penting adanya aksi cepat untuk penanganan pengaman tebing secara sempurna.

Sehingga ancaman pengikisan bibir pantai yang terus meluas hingga merusak rumah warga hendaknya dapat segera teratasi.

Pemkab Bireuen Surati Pimpinan Dayah Terapkan Protokol Covid-19 Bagi Santri

“Saat ini sudah masuk dalam new normal terkait wabah Corona Virus Disease (Covid-19), dan tentu dengan demikian tidak terlalu banyak lagi kebutuhan anggaran penanganan wabah tersebut.

Sehingga sebagian dapat dialihkan untuk mengatasi bencana abrasi yang sudah menimpa warga,” ungkap Hamdani Ketua YARA Aceh Barat kepada Serambinews.com, Sabtu (30/5/2020).

Disebutkan, jika benar pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp 128 miliar untuk penanganan wabah corona kususnya di Aceh Barat, tentu dana tersebut belum mampu untuk dihabiskan.

Terlebih, kususnya di Aceh Barat pun belum ada warga yang positif Corona.

Sehingga masih ada peluang untuk menyisihkan sebagian anggaran tersebut untuk menangani bencana abrasi yang menimpa para warga yang kehilangan tempat tinggal.

Pelayanan SIM di Aceh Barat Berlangsung Normal, Tetap Ikuti Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19

 “Sudah banyak rumah penduduk di kawasan Gampong Pasir dan Ujong Kalak hancur di hilang terjang gelombang, sedangkan tanggul yang pernah dibangun kini sudah musnah disapu gelombang,” ungkap Hamdani.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved