Berita Banda Aceh
Catat! Dua Peristiwa Gerhana Akan Melintasi Aceh Bulan Ini
Gerhana bulan Penumbra diperkirakan terlihat mulai pukul 00.45 WIB, kemudian mencapai puncaknya pada pukul 02.24 WIB dan berakhir pukul 04.04 WIB.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ibrahim Aji
Gerhana bulan Penumbra diperkirakan terlihat mulai pukul 00.45 WIB, kemudian mencapai puncaknya pada pukul 02.24 WIB dan berakhir pukul 04.04 WIB.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh memperkirakan akan ada dua fenomena gerhana akan melintasi Aceh pada bulan Juni 2020.
Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, pada Sabtu, 6 Juni dinihari gerhana bulan Penumbra akan melintasi seluruh wilayah Aceh.
Gerhana bulan Penumbra diperkirakan terlihat mulai pukul 00.45 WIB, kemudian mencapai puncaknya pada pukul 02.24 WIB dan berakhir pada pukul 04.04 WIB.
Kemudian, pada Minggu, 21 Juni mendatang akan terjadi gerhana matahari parsial di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Aceh.
Gerhana matahari parsial terlihat di Aceh mulai pukul 13.18.09 WIB, kemudian puncak parsial pada pukul 14.35.21 WIB, dan akhir gerhana parsial terjadi pukul 15.42.21 WIB.
• 15 Juni 2020, Seluruh Pedagang Ikan di Peunayong Pindah ke Pasar Terpadu di Lamdingin
Gerhana matahari parsial akan terjadi selama dua jam 24 menit dengan besaran piringan bulan yang akan menutupi matahari 12 persen.
"Untuk wilayah Indonesia akan terjadi gerhana matahari parsial atau gerhana matahari sebahagian, tetapi untuk wilayah afrika bahagian utara, asia barat dan asia tengah akan dilewati oleh gerhana matahari cincin seperti yang pernah terjadi di Pulau Simeulue pada 26 Desember 2019 lalu," katanya.
Ia menjelaskan, gerhana bulan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, hanya dapat dipantau dengan teleskop astronomi.
Sedangkan, gerhana matahari parsial dapat dilihat dengan mata telanjang menggunakan pengaman seperti filter ND5, kacamata gerhana dan kaca film.
"Kanwil Kemenag Aceh akan melakukan pengamatan gerhana bulan dan matahari parsial di halaman Kanwil. Pengamatan dilakukan secara tertutup, serta tetap menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.
• Ada Gangguan Listrik, Warga Diminta Mengadu ke 123
"Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya pemantauannya gerhana parsial dapat mengakses langsung channel youtube Kanwil Kemenag Aceh," kata Firdaus lagi.
Sementara itu, Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Drs Hamdan, MA berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini serta melaksanakan salat kusufain, memperbanyak zikir dan tidak mengaitkan fenomena alam tersebut dengan hal-hal berbau mistis, musibah ataupun wabah Corona.
"Karena gerhana merupakan fenomena alam untuk menegaskan keagungan dan kebesaran Allah. Perbanyak istighfar, takbir, sedekah, salat gerhana dan bentuk-bentuk ketaatan lainnya dalam rangka mengagungkan kebesaran Allah," kata Hamdan.(*)
• Pangdam IM Terima Audiensi Bupati Gayo Lues, Ini yang Dibicarakan
• Rawan Terpapar Covid-19, 40 Petugas Perhubungan di Terminal Bus Lhokseumawe Dirapid Test
• Kisah Seorang Pria Meninggal Sehari Setelah Memeluk Islam, Minta Disyahadatkan Oleh Pembantunya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/teleskop_2020.jpg)