Ingin Turunkan Berat Badan? Ini Tips Olahraga Terbaik yang Ampuh Bakar Lemak Tubuh
Jumlah tertinggi lemak terbakar dinamakan laju oksidasi lemak maksimal (atau MFO), dan intensitas tersebut terjadi disebut dengan "FATmax".
Namun dengan meningkatnya intensitas olahraga, lemak tidak bisa dibakar dengan cukup cepat untuk memenuhi peningkatan permintaan energi.
Oleh sebab itu, tubuh akan menggunakan karbohidrat, sebab bisa diolah lebih cepat.
Sedangkan, saat beristirahat, jumlah kalori yang diperlukan tubuh untuk berfungsi sangat rendah, jadi tubuh terutama menggunakan lemak sebagai energi.
Untuk mereka yang rutin berolahraga tidak perlu mengoptimalkan kemampuan untuk memetabolisme lemak, sebab saat intensitas latihan meningkat, maka ada perubahan bertahap dalam keseimbangan lemak dan karbohidrat yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi.
• 6 Langkah Turunkan Berat Badan Secara Sehat, Yuk Simak Bagi Anda Ingin Diet
• 10 Tanda Tubuh Dipenuhi Racun, Bau Mulut hingga Berat Badan Tidak Normal
Ilustrasi Pria Gemuk. (Pixabay)
Dengan demikian, maka dapat mengetahui pada titik mana tubuh akan beralih dari menggunakan lemak ke bahan bakar lain untuk energi.
Para ahli fisiologi juga menjelaskan, dengan mengukur sebarapa banyak udara yang dikeluarkan seseorang selama berolahraga yang semakin tinggi tingkatannya, maka bisa dihitung kontribusi relatif dari lemak dan karbohidrat demi memenuhi permintaan olahraga pada intensitas yang berbeda.
Jumlah tertinggi lemak terbakar dinamakan laju oksidasi lemak maksimal (atau MFO), dan intensitas tersebut terjadi disebut dengan "FATmax".
Sejak metode ini pertama kali diterapkan, penelitian menunjukkan bahwa saat intensitas meningkat dari sekitar 40% sampai 70% VO2max (yang adalah jumlah maksimum oksigen yang bisa digunakan seseorang selama berolahraga) ada peningkatan juga dalam tingkat karbohidrat dan lemak yang digunakan.
Tingkat lemak yang dibakar mulai menurun pada intensitas yang lebih tinggi sebab tubuh memerlukan energi lebih cepat dan beralih membakar karbohidrat.
Lantas apa yang disebut "zona pembakaran lemak" sudah terbukti terjadi di mana saja antara sekitar 50% sampai 72% dari VO2 max seseorang.
Akan tetapi, kemampuan untuk membakar lemak pun didasarkan pada genetika, dengan penelitian menunjukkan jika zona pembakaran lemak ini cenderung lebih rendah pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas - sekitar 24 hingga 46 % dari VO2max mereka - dan lebih tinggi dalam atlet yang mempunyai daya tahan tinggi.
Namun, terdapat bukti bahwa mengikuti diet tertentu (seperti puasa intermiten atau diet tinggi lemak ketogenik) dan olahraga yang lebih lama bisa meningkatkan jumlah sebenarnya dari lemak yang dibakar.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)
Artikel ini telh tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Tips Olahraga Terbaik, Ampuh Bakar Lemak Tubuh Turunkan Berat Badan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-perut-buncit.jpg)