Breaking News:

Kerusuhan Makin Menjadi-jadi, Polisi Tembak Mati Warga Kulit Hitam Pemilik Restoran di Kentucky

Kematian McAtee, yang memiliki resto Yaya's BBQ, menandai kedua kalinya polisi Louisville tidak menggunakan kamera tubuh selama insiden penembakan

Editor: Amirullah
AFP/CHANDAN KHANNA
Pengunjukrasa berdiri di depan gedung yang terbakar dalam aksi demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5/2020). Amerika Serikat dilanda kerusuhan hebat, pasca meninggalnya George Floyd akibat kehabisan nafas, setelah lehernya ditindih seorang petugas Polisi Minneapolis dalam sebuah penangkapan. 

Laporan Reporter Rizki Caturini

SERAMBINEWS.COM, LOUISVILLE -  Aksi demo dan rusuh di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat makin menjadi-jadi.

Hal ini bisa memicu kondisi keamanan di AS semakin rapuh.

Terbaru, seorang pemilik restoran kulit hitam ditembak mati di Kentucky pada Senin pagi (1/6/2020) ketika polisi dan pasukan Garda Nasional menembakkan senjata ketika membubarkan kerumunan yang memprotes pembunuhan polisi terhadap warga Amerika keturunan Afrika, George Floyd.

Walikota Kentucky Greg Fischer mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin, kepala polisi di Louisville dipecat dan dua petugas diberi cuti administratif setelah pihak berwenang mengetahui bahwa petugas telah menembakkan senjata mereka tanpa menggunakan kamera tubuh untuk merekam apa yang terjadi.

"Kami mengalami tragedi mengerikan semalam di 26th dan Broadway.

"Kami kehilangan seorang warga negara yang luar biasa bernama David McAtee," kata Fischer," seperti dikutip Reuters, Senin (2/6/2020).

Teriak-teriak dan Tuduh Ketua RT Maling, Nenek Ini Dianiaya Setelah Protes Soal Bansos

Syakir Daulay Dijodohkan Fans dengan Adiba Putri Uje, Sedekat Apa Hubungan Mereka?

10 Cara Mengatasi Demam jika Tidak Ada Obat di Rumah, Simak Info Ini

()

Demonstran menjarah toko-toko saat terjadi aksi unjuk rasa atas kematian George Floyd, di Santa Monica, California, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2020) waktu setempat. Meninggalnya George Floyd, seorang pria keturunan Afrika-Amerika, saat ditangkap oleh polisi di Minneapolis beberapa waktu lalu memicu gelombang aksi unjuk rasa dan kerusuhan di kota-kota besar di hampir seantero Amerika Serikat. AFP/Agustin Paullier (AFP/Agustin Paullier)

Kematian McAtee, yang memiliki resto Yaya's BBQ, menandai kedua kalinya polisi Louisville tidak menggunakan kamera tubuh selama insiden penembakan di mana seorang warga kulit hitam yang tidak bersenjata terbunuh. McAtee terbunuh tak jauh dari lokasi restonya.

Seperti para pengunjuk rasa di seluruh negeri, para pengunjuk rasa di Louisville marah dengan perlakuan terhadap George Floyd, seorang pria kulit hitam berusia 46 tahun yang meninggal di tahanan polisi Minneapolis setelah dijepit di bawah lutut petugas kulit putih selama hampir sembilan menit.

Begini Manfaat Puasa Syawal untuk Kesehatan, Khususnya untuk Lambung

Ini Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Serupa Puasa Setahun, Berikut Bacaan Niatnya

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved