Berita Aceh Tamiang
Hilang di Sungai, Nek Munayah Ditemukan Terapung Tiga Hari Kemudian
Operasi pencarian Munayah (75), korbah hilang di sungai dihentikan pada hari keempat setelah korban ditemukan meninggal, Minggu (7/6/2020)
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Operasi pencarian Munayah (75), korbah hilang di sungai dihentikan pada hari keempat setelah korban ditemukan meninggal, Minggu (7/6/2020).
Jasad korban ditemukan terapung di tepi sungai Kampung Padanglanggis, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang yang berjarak 14 kilometer dari lokasinya hilang pada Kamis (4/6/2020).
Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Khairul menjelaskan penemuan korban ini berawal dari laporan masyarakat melihat sesosok mayat menyangkut di tepi sungai.
Tim SAR bersama BPBD Aceh Tamiang kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan mengerahkan dua tim ke lokasi melalui jalur darat dan sungai.
“Tim dari darat menuju lokasi dengan membawa satu unit ambulans,” kata Khairul, Minggu (7/6/2020).
• Pendatang Masuk ke Aceh Barat Wajib Tunjukan Surat Bebas Covid-19, Khusus dari Daerah Zona Merah
Berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan, Khairula memastikan jasad yang ditemukan warga identik dengan Munayah.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di sungai Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Kamis (4/6/2020) sore.
Saat itu di lokasi kejadian warga bersama petugas hanya menemukan sandal dan sarung milik korban yang ditinggal di tepi sungai.
Pencarian di hari pertama petugas hanya mengerahkan 12 petugas untuk menyisir sungai menggunakan satu perahu karet.
Namun pencarian yang sudah dilakukan hingga radius tiga kilometer terpaksa dihentikan karena hari gelap.
• Viral Medsos - Jadikan Tabung Gas seperti Barbel, Wanita Ini Mengaku Sering Diejek Gendut
Di hari kedua jumlah personel ini ditambah menjadi 25 orang menyusul bergabungnya tim dari Pos SAR Langsa.
Namun meski radius pencarian sudah diperluas hingga tujuh kilomter pada hari ketiga, tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan.
“Kondisi arus yang deras dampak hujan di hulu menyebabkan jasad korban terbawa arus hingga ke lokasi yang cukup jauh. Kondisi arus ini juga yang menjadi kendala kami,” ungkapnya.
“Dengan ditemukannya jasad korban, maka operasi pencarian resmi dihentikan,” tukasnya. (*)
• Empat Fakta Gajah Hamil Mati Usai Makan Nanas Berisi Petasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nenek-hilang-di-sungai-ditemukan-di-aceh-tamiang.jpg)