Senin, 4 Mei 2026

Liga Indonesia

Terapkan Protokol Kesehatan, Gelora Bung Karno Siap Gelar Pertandingan Liga 1 2020

Seluruh pengunjung GBK wajib diperiksa dan memakai masker. Kemudian, harus mencuci tangan dan juga saling menjaga jarak.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
Tribunnews.com
Stadion Utama Gelora Bung Karno 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto mengungkapkan, bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) siap digunakan untuk lanjutan liga sepakbola Indonesia musim 2020.

"Secara fisik, SUGBK siap. Nanti kalau digunakan rumputnya dalam kondisi bagus karena selalu dirawat meski tidak ada pertandingan sejak Maret 2020 lalu," ujar Winarto kepada Antara di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Kawasan GBK, lanjut Winarto, juga memiliki protokol kesehatan yang sudah diterapkan saat dibuka pertama kalinya di tengah pandemi penyakit virus corona (Covid-19).

Pembukaan tersebut dilakukan pada Jumat (5/6/2020), tepatnya pada masa pada masa penerapan PSBB transisi DKI Jakarta.

Seluruh pengunjung GBK wajib diperiksa dan memakai masker. Kemudian, harus mencuci tangan dan juga saling menjaga jarak.

"Pengunjung tidak boleh bergerombol. Kami juga memiliki petugas yang melakukan patroli, dan rutin memberikan pengumuman melalui pengeras suara," tutur Winarto.

Jika kompetisi sepak bola kembali bergulir, protokol kesehatan serupa akan diterapkan.

Lhokseumawe Sediakan Rp 69,4 Miliar untuk Covid-19

Bupati Wacanakan MPU Aceh Jaya Jadi Tim Seleksi Kepala Baitul Mal

Plt Bupati Bireuen Lantik 10 Pejabat Tinggi Pratama, Dua Camat dan Puluhan Pejabat Lainnya

Selain itu, pihak PPKGBK juga akan menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang diberikan oleh PSSI.

"Teknis soal protokol kesehatan dapat didiskusikan nanti. Dan perlu dijabarkan pula apakah pertandingan akan berlangsung dengan atau tanpa penonton," kata Winarto.

Winarto secara terbuka mengakui, bahwa situasi menjadi rumit jika penonton dapat memasuki stadion.

Sebab, hal tersebut berarti harus memeriksa semua yang hadir satu persatu dengan protokol pencegahan Covid-19.

"Itu lumayan berat. Misalnya yang bertanding klub seperti Persija, Persib atau Persebaya, jumlah suporter yang datang bisa 60 ribu orang. Itu, kan, rawan. Namun, ketentuan itu bergantung pada PSSI nantinya," ujar Winarto.

PSSI sudah memiliki rencana untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020.

Khusus Liga 1 akan digulirkan September, sementara Liga 2 diputar Oktober mendatang.

Kedua kompetisi itu diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi penyakit virus corona (Covid-19).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved