Luar Negeri
Kasus Virus Corona Arab Saudi Terus Naik Menjadi 116.021 Orang
Kasus virus Corona Arab Saudi tampak terus mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir ini.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kasus virus Corona Arab Saudi tampak terus mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir ini.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, mengeluarkan pengumuman pada Kamis (11/6/2020) malam.
Diumumkan adanya penambahan 3.733 kasus baru.
Dilansir ArabNews, Kamis (11/6/2020) malam, penambahan itu seiring gencarnya pola pengujian terhadap warga.
Seperti di Kota Madinah, laboratorium keliling dioperasikan.
Sehingga 6.000 orang berhasil mengikuti swab.
Dilaporkan, lebih dari sepertiga kasus baru di Riyadh dengan 1.431 kasus.
Diikuti Kota Jeddah 294 kasus baru.
Mekkah mencatat sebanyak 293 orang.
Dammam sebanyak 214 orang.
Dan Hufof sebanyak 206 orang.
Kemenkes Arab Saudi juga mengumumkan 38 kematian baru.
Sehingga, 857 orang telah meninggal karena terkena virus Corona Arab Saudi.
Kemenkes Arab Saudi juga menjelaskan 2.065 pasien virus Corona pulih.
Dengan demikian, total pasien virus Corona di Kerajaan menjadi 80.019 orang atau 69 persen dari total jumlah korban virus.
• Arab Saudi Umumkan Penambahkan 3.717 Kasus Baru dan 36 Kematian
• Jeddah Lockdown 15 Hari, Kasus Virus Corona Arab Saudi Jadi 95.748 Orang
• Kasus Kematian Virus Corona Arab Saudi Naik, Pulih Turun
Sedangkan Kementerian Urusan Islam, Dawah dan Bimbingan mengumumkan masjid-masjid dibuka, kecuali di Mekkah dan Jeddah.
Masjid akan dibuka selama 40 menit sebelum shalat Jumat untuk menghindari kepadatan jamaah.
Sementara, sebuah laboratorium keliling di Madinah dilaporkan telah menganalisis 6.000 tes COVID-19.
Penduduk kota mengikuti tes sejak dibuka pekan lalu.
Dr. Omar Al-Hazmi, Direktur Departemen Laboratorium di Direktorat Jenderal Kesehatan Urusan Madinah, mengatakan:
"Laboratorium keliling menghasilkan hasil tes dalam 12 jam."
"Semuanya terhubung dengan rumah sakit dan pusat kesehatan di wilayah ini."
"Sehingga siapa pun yang dinyatakan positif COVID-19 dapat dengan cepat diinformasikan dan diisolasi," ujarnya.
Al-Hazmi menambahkan laboratorium memiliki kapasitas 10.000 tes per hari.
Ditambahkan, sampel baru tiba di pusat pengujian utama Madinah dan laboratorium pusat setiap hari.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/laboratorium-virus-corona-keliling-madinah.jpg)