Sepakbola Nasional
PSSI Bertemu Kemenpora, Bahas Kompetisi dan Persiapan Piala Dunia U-20
Seperti yang diketahui sebelumnya, Yunus Nusi menjabat sebagai Plt Sekjen PSSI setelah Ratu Tisha menyatakan untuk undur diri.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - PSSI melakukan pertemuan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis (11/6/2020).
Dalam pertemuan itu, PSSI diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen, Yunus Nusi beserta Direktur Teknik, Indra Sjafri. Keduanya bertemu dengan Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.
Pertemuan antara PSSI dan Menpora itu membahas tiga poin diantaranya soal rencana kompetisi, dan Piala Dunia.
Hal itu dijelaskan oleh Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Pertama melapor tentang update kegiatan PSSI karena ini baru pertama kali ketemu Pak Yunus setelah ada pergantian. Kami biasanya hanya lewat WA (Whatsapps)," ujar Gatot S Dewa Broto.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Yunus Nusi menjabat sebagai Plt Sekjen PSSI setelah Ratu Tisha menyatakan untuk undur diri.
Lebih lanjut Gatot menjelaskan, bahwa pertemuan itu juga membahas soal rencana kompetisi.
Kompetisi di Indonesia memang tengah berhenti sejak pertengahan Maret 2020 karena pandemi Covid-19.
Baru-baru ini muncul wacana bahwa kompetisi akan kembali bergulir September atau Oktober 2020. Akan tetapi, hal itu belum diketok palu.
• Komunitas Aceh di Malaysia Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Asal Aceh, Ini Tahapan dan Syaratnya
• Pria Ini Makan Tangan Sendiri, Tewas Tak Lama Setelah Ditangkap Polisi
• Baru Seminggu Menikah, Pria Ini Gugat Cerai Istrinya, Alasannya Sang Istri Berjenggot
• Ini Pemilik Kerbau yang Dicuri di Nagan Raya Hingga Mobil Pelaku Dibakar Massa
"Kedua, persiapan untuk melaporkan rencana kompetisi. Kami sampaikan kompetisi ranahnya cabang olahraga dan itu terserah PSSI dan protokol itu hukumnya wajib," ujar Gatot S Dewa Broto.
"Detailnya, tinggal surat edaran dari Pak Menteri. Surat edaran Pak Menteri soal protokol kesehatan di era new normal," ujarnya.
Poin selanjutnya terkait persiapan Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
"Ketiga, persiapan Piala Dunia. Persiapan disebutkan kita sudah kehilangan waktu cukup panjang, maka harus melakukan percepatan dan masalah anggaran kami akan bantu sejauh tersedia di kami dan ketentuan yang berlaku," ujar Gatot S Dewa Broto.
"Sejaun ini masih on the track, kami belajar dari Asian Games. Kalau di Asian Games, di bulan-bulan ini tunggu running saja. Tapi ini kami paham, baru digetok Oktober 2019 dan harusnya berjalan, ya saling bersinergi," ujarnya.(*)
• Viral, Sapi Terkejut Kena Prank dan Berteriak Layaknya Manusia, Videonya Lucu
• Jaksa Tahan Fitriadi Lanta, Diduga Sebar Video Keributan di Pendopo Bupati Aceh Barat
• VIDEO - Sempat Menangis di Persidangan, Zuraida Hanum Dituntut Seumur Hidup
• VIDEO - 21 Rumah di Aceh Utara Rusak Disapu Angin Puting Beliung